Awal 2022 LAKI Agendakan Audiensi dengan Presiden, Polri, Kejagung, dan KPK

Ketua Umum LAKI, Burhanudin Abdullah SH (kanan) – Direktur Kasamea.com, LM Irfan Mihzan (pegiat anti korupsi LAKI), saat Diskusi Nasional “Hukuman Mati Koruptor” dan Pendidikan Investigasi Nasional (PIN) yang digelar DPP LAKI di Bekasi, Jawa Barat.

Jakarta

Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) terus eksis, fokus dalam menjalankan agenda-agenda organisasi. Awal 2022, organisasi masyarakat (Ormas) yang dipimpin Burhanudin Abdullah SH ini mengagendakan audiensi dengan mitra dalam pemberantasan rasuah di Bumi Indonesia.

Semangat Burhanudin Abdullah sebagai Ketua Umum, didampingi Sekretaris Jendral Dr Meta Indah Budhianti SH MH, terus berjuang. Tak mengenal kata lelah, berperan aktif dalam pengabdian kepada Negeri, Melawan Korupsi.

“Jangan pernah lelah dan putus asa untuk berjuang Melawan Korupsi. Perbuatan mencegah korupsi merupakan rangkaian kegiatan yang mengandung nilai ibadah. Semoga apa yang kita kerjakan selama ini akan mendapatkan berkah dan selalu mendapatkan perlindungan Allah SWT. Amin Yaa Rabbal Alamin,” semangat Burhanudin Abdullah, tak henti memberikan spirit kepada pengurus LAKI yang telah terbentuk hampir diseluruh pelosok Nusantara.

Agenda Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LAKI diawal 2022, sebagi berikut:

Jumat 14 Januari, Pukul 13.30 WIB, Audensi dengan Kabareskrim Mabes Polri. Selanjutnya pada Pukul 17.00 WIB, ke Kota Solo dan Kabupaten Tegal untuk pembentukan DPC LAKI dan Relawan LAKI.

Senin 17 Januari, Pukul 13.30 WIB, Audiensi dengan Kejaksaan Agung RI.

Selasa 18 Januari, Pukul 10.30 WIB, Audensi dengan KPK RI.

DPP LAKI juga telah mengajukan permohonan Audensi dengan Presiden Joko Widodo, dan tengah menunggu konfirmasi dari Istana Negara.

Kepada Presiden Joko Widodo, DPP LAKI bermaksud menyampaikan Ide atau Gagasan LAKI tentang Revisi Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

LAKI juga menyongsong agenda Apel Akbar Kebangkitan “INDONESIA MELAWAN KORUPSI”, 20 Mei 2022 mendatang.

“LAKI mendukung Perpanjangan Masa Jabatan Presiden tiga tahun, karena Visi dan Misi Pak Jokowi belum dilaksanakan secara sempurna akibat bencana pandemi covid-19 yang melanda dunia. Pak Jokowi layak melanjutkan pembangunan yang tertunda atau yang belum dilaksanakan akibat dampak pandemi covid-19,” tegas Burhanudin Abdullah.

Ditambahkan, bahwa LAKI mendukung KPK RI, Kejaksaan dan Polri untuk menuntaskan kasus-kasus korupsi yang belum tuntas, sampai ke tingkat daerah.

LAKI juga mendukung Polri membentuk Komite Pemberantasan Korupsi Polri disingkat (KPKP).

“Diminta seluruh DPD dan DPC LAKI se Indonesia untuk mendukung kegiatan DPP agar sukses dan lancar. Salam Perjuangan,” pungkas Burhanudin Abdullah, Sabtu (15/1/22). [Red]

Komentar