oleh

Baubau Banjir Lagi, 200 Hektar Sawah Terendam

Baubau

Diperkirakan sekitar 200 hektar lahan persawahan di Kecamatan Liabuku dan Waliabuku Kota Baubau terendam banjir, Kamis (14/3/2019). Seperti yang terjadi tahun sebelumnya, diduga banjir disebabkan curah hujan yang tinggi, yang mengakibatkan meluapnya air sungai yang mengairi lahan persawahan didua Kecamatan tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau La Ode Muslimin Hibali mengatakan, pihaknya menurunkan 18 personil Satuan Tugas (Satgas) untuk membantu warga setempat, juga para pengguna jalan yang melintas. Sekaligus terus memantau perkembangan, sebab air sungai meluap diatas badan jalan.

Kata Muslimin, air meluap dari bendungan dua Wonco yang ada di Kelurahan Kampeonaho Kecamatan Bungi. Selain karena curah hujan, menurutnya, banjir juga disebabkan penebangan kayu secara liar di hutan Loko (perbatasan Kampeonaho-Kabupaten Buton).

“Salah satunya (penyebab banjir) karena hutan Loko sudah mulai hancur, pohon-pohon ditebang pemburu kayu. Ini harus dijaga,” tegasnya.

Belum diketahui berapa kerugian akibat banjir yang terjadi. Pantauan dilokasi pagi ini air sudah surut.

Selain banjir, terpantau, hujan yang turun berjam-jam, Kamis (14/3/2019) kemarin, menyebabkan pohon tumbang dibeberapa titik (sekitar Wakonti, SD Negeri 1 Batulo menimpa rumah warga, dan sekitar SMK Negeri 2 Baubau).

~ Vonizz report ~

Komentar

News Feed