oleh

‘Di Wakatobi Pelulusan SMA Online, Dilarang Konvoy’

Marsidiy SPd

Kasamea.com

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara (Dikbud Sultra), melalui Kantor Cabang Dinas (KCD Dikbud Sultra) Rayon Wakatobi, menghimbau seluruh sekolah menengah atas agar mengumumkan kelulusan siswa secara online. Tahun pelajaran 2021, tercatat ada 19 SMA dan 1 SMALB yang beroperasi dan menamatkan siswa di negeri surga bawah laut segi tiga karang dunia tersebut.

Diungkapkan Kepala KCD Dikbud Sultra Rayon Wakatobi, Masidiy, himbauan merupakan tindak lanjut aturan yang diterbitkan Sekjen Kemendikud, nomor 23 tahun 2020 tentang spesifikasi teknis, bentuk dan tata cara pengisian blangko ijazah pendidikan dasar dan menengah tahun ajaran 2020/2021. Sesuai pasal 7 poin 1 huruf C, kata Marsidiy, satuan pendidikan tingkat SMA/SMALB dan paket C, agar melakukan pengumuman kelulusan pada tanggal 3 Mei 2021.

Marsidiy menjelaskan, selain pasal 7 poin 1 huruf C, tentang jadwal pelulusan, masing-masing sekolah agar selalu memperhatikan protokol kesehatan covid-19.

“Maka dari itu, kami menghimbau agar pengumuman kelulusan dilakukan secara online. Mengingat harus selalu memperhatikan prokes covid-19,” kata Marsidiy.

Marsidiy menambahkan, pihaknya juga menghimbau kepada seluruh Kepala Sekolah untuk mengingatkan siswa, agar tidak melakukan konvoy. Mengingat saat ini masih dalam momentum bulan suci Ramadhan 1442 H / 2021 M.

“Kami juga sudah berhubungan dengan pihak keamanan agar bersama-sama mengawasi siswa-siswi SMA yang melakukan konvoi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Wangi-wangi, Hasanuddin mengatakan, menindak lanjuti arahan KCD Dikbud Sultra Rayon Wakatobi, tentang larangan konvoi, pihaknya tak segan-segan melakukan tindakan kepada siswanya, bila kedapatan melakukan konvoi.

“Akan ada tindakan khusus dari pihak sekolah kepada siswa jika melakukan konvoi. Apalagi sampai tertangkap oleh pihak keamanan,” tegas Hasanuddin.

[Red]