Dinkop UKM Baubau Starting Program 2023

Baubau

Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Mnenengah (Dinkop UKM) bersiap menjalankan program kerja yang sudah direncanakan untuk direalisasikan pada tahun 2023. Memulai dengan penguatan sinergi kerjasama internal, Kepala Dinas dan Kepala Bidang beserta seluruh jajaran.

Mamaksimalkan kinerja dengan mendorong lebih optimal pencapaian target serta dampak yang hendak dicapai. “Kerjasama internal kita bangun supaya semua elemen bisa berfungsi. Saya sebagai pimpinan harus mampu memainkan itu, saling menunjang pola kerja, agar semua berjalan maksimal,” demikian dikatakan Kepala Dinkop UKM Aliman.

Aliman mengungkapkan, 2023 ini pihaknya masih akan melanjutkan program tahun sebelumnya yang dianggap masih relevan dan dianggap efektif dalam meningkatkan Koperasi dan UKM. Sehingga, dalam DIPA Dinkop UKM tetap masih ada program yang sifatnya berulang, yang pada intinya bagaimana supaya Koperasi dan UKM semakin kuat.

“Berbagai catatan tahun lalu kita jadikan modal evaluasi, supaya tahun ini langkah kita semakin baik,” ujarnya.

Lanjut Aliman mengatakan, pekan lalu ia bersama jajaran sudah melakukan rapat awal persiapan langkah-langkah yang harus dilakukan 2023, disusul rapat pemantapan yang digelar pekan depan. Bahwa betul ada beberapa hal yang telah sukses dilakukan, minimal dipertahankan, dan meningkatkan yang masih kurang, menjadi komitmen bersama Dinkop UKM.

Intinya semua yang akan kita lakukan, bisa kita lakukan dengan tersedianya dokumen pendukung, misalkan administrasi, surat menyurat, dan berbasis data tentunya,” terangnya.

Saat ini kata Aliman, tercatat di Baubau ada 76 Koperasi aktif, yang akan terus dipantau eksistensi/perkembangannya, apakah masih tetap berjalan normal, atau justru cenderung mengalami stagnasi. Pihaknya melakukan pengcekkan menyeluruh, dalam artinya koperasi yang memiliki keunggulan akan terus didorong pengembangannya, pun sebaliknya.

“Yang kita pus harus punya unggulan. Apalagi kan ditengah persaingan koperasi yang semakin tinggi sekarang ini,” katanya.

Aliman berharap, kedepannya pihaknya dapat terus mendorong koperasi yang bergerak disektor jasa atau pemasaran. Contohnya seperti koperasi yang ada di SMKN 1 Baubau. Dan secara keseluruhan semua Koperasi dan UMKM semakin berdaya.

Ia juga menuturkan, bahwa saat ini pihaknya juga tengah mengenali, memastikan potensi permasalahan Koperasi dan UMKM. Sehingga sambil lalu diperbaiki, dan tahun-tahun kedepannya, program yang dikucurkan semakin mengena.

Mantan Kabag Perekonomian Setda Baubau ini memastikan, tahun ini bantuan tetap akan dikucurkan. Meskipun demikian, sesuai arahan Walikota Baubau, bahwa bantuan yang diberikan harus dievaluasi. “Jangan-jangan bantuan tidak dimanfaatkan dengan baik, harus kita evaluasi supaya bisa terukur sejauhmana evektivitas program yang telah atau pernah dilakukan oleh pemerintah. Evaluasi harus jalan karena tanpa monitoring maka bisa jadi kita keteteran juga,” lugasnya.

Pada intinya kata Aliman, aspek perencanaan diperkuat dengan basis data, kemudian juga dalam pelaksanaan program. Berikut monitoring pasca pelaksanaan, jugan diperkuat. Sehingga akan bergulir simultanitas atas semua yang teranggarkan, serta sedapat mungkin betul-betul bisa memberikan manfaat.

Aliman juga mengulas tentang kendala secara umum pada UKM, yakni permodalan. Akan tetapi terkadang tanpa disadari pemasaran juga menjadi suatu permasalahan.

“Salah satu harapan bapak Walikota, tahun ini sudah terbentuk UPTD dana bergulir, tapi kita terkendala dengan kelembagaan. Tahun 2022 kita sudah susun naskah akademisnya, sehingga setelah Perda ditetapkan misalkan, maka kita akan buatkan rancangan Perwali. Saya juga sudah rapat dengan Kepala UPTD Koperasi, meminta agar dipersiapkan semua langkah-langkah itu,” urai Alimin.

Aliman lantas menegaskan bahwa
2023 program yang akan dijalankan Dinkop UKM Baubau, termasuk berbagai proyeksi kemungkin yang akan terjadi, harus sudah dilakukan mitigasi sejak dini.

“Itu yang harus diperkuat terlebih dahulu, karena meskipun programnya bagus, kalau kita tidak mitigasi dengan baik, bisa jadi akan tidak maksimal,” pungkasnya. (Red)