oleh

Dugaan Asusila Oknum Pejabat Butur, Seorang Tersangka Ditahan

BAU-BAU

Seorang terduga pelaku berkaitan dengan kasus tindak pidana kejahatan terhadap kesusilaan yang diduga melibatkan inisial R oknum pejabat Kabupaten Buton Utara (Butur), telah ditetapkan sebagai Tersangka, dan telah dilakukan penahanan, pada Jumat (27/9/19). Tersangka adalah seorang Ibu, berdasarkan bukti permulaan patut diduga sebagai pelaku tindak pidana perdagangan manusia.

Saat ini Polres Muna tengah mengumpulkan bukti-bukti valid yang mengarah pada dugaan keterlibatan oknum pejabat Butur tersebut. Ini diungkapkan Kapolres Muna AKBP Debby Asri Nugroho, saat dikonfirmasi, Senin (30/9/19).

Tak berselang lama setelah tayang berita Kasamea.com berjudul “Dugaan Asusila, Oknum Pejabat Butur Dipolisikan”, Minggu (29/9/19), Kasamea.com mendapatkan informasi tambahan dari beberapa warga/pemuda Butur yang sangat prihatin atas kejadian memilukan ini. Menurut mereka, ironis dan tragis yang dialami korban yang masih belia, masih siswi sekolah menengah pertama. Bahkan, mereka menduga korban lebih dari satu orang.

Seharusnya dimasa remaja belia korban ini, mendapat perhatian, perlindungan, perlakuan baik, diayomi, mendapat cerminan tauladan dari pejabat/pemimpin, suport positif, namun justru diduga mendapat perlakuan tak senonoh seorang oknum pejabat.

Tersangka seorang Ibu yang kini ditahan Polres Muna, diduga berperan sebagai perantara, yang mengantarkan, “memperdagangkan” korban kepada sang oknum pejabat inisial R.

R adalah oknum pejabat berpengaruh di Butur, dan juga sebagai pimpinan Partai Politik. Kondisi ini yang menjadi tantangan terbesar pihak keluarga korban yang hanya “orang kecil” dalam menuntut keadilan.

“Ini tidak bisa dibiarkan, perilaku seorang pemimpin yang sangat tega merampas masa depan seorang anak. Harus dihukum. Semoga proses hukum berjalan seadil-adilnya,” tegas seorang pemuda mewakili rekan-rekannya, ditemui di Kota Bau-Bau, Minggu (29/9/19).

(foto berita: Ilustrasi)

[RED]

Comments

News Feed