oleh

Jambore 2019, Eksistensi “Si Bungsu” TP PKK Busel Perkokoh Persatuan

BAU-BAU

Tujuh puluh pengurus/anggota Tim Penggerak PKK Kabupaten Buton Selatan (Busel) dipimpin langsung sang Ketua Hj Wa Ode Ruhaniah. Mereka kembali menunjukkan eksistensi dalam Jambore Kader PKK tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).


TP PKK Busel tampak antusias, penuh energi, kompak dalam mengikuti setiap Kegiatan/Lomba rangkaian Jambore, yang Tahun ini digelar di Kabupaten Muna, 24 – 25 Agustus 2019. TP PKK Busel menjadikan Jambore sebagai ajang mempererat silaturahim antar sesama Kader.

Meskipun masih terhitung baru lahir, seiring terbentuknya Busel sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) pada Tahun 2014, namun Wa Ode Ruhaniah berhasil memberikan suport penuh, spirit, mendorong semangat kontingen TP PKK Busel dalam mewarnai, menyemarakkan Jambore kali ini.

Istri Plt Bupati Busel ini memahami betul, Jambore bertujuan untuk memperkokoh persatuan, dan mempererat silaturahim. Sebagai sarana untuk mengefektifkan jalur komunikasi, serta harmonisasi antar Kader PKK, agar tetap bersemangat dan berinovasi dalam mengimplementasikan 10 program pokok PKK. Ini pula yang ditekankan Wa Ode Runahiah dalam memimpin TP PKK Busel.

Kata dia, meskipun TP PKK Busel Si Anak Bungsu diantara TP PKK 17 Kabupaten/Kota yang ada di Sultra, namun selalu berusaha tampil maksimal.

Tak lupa Ibu ramah dan murah senyum ini mengucapkan terima kasih kepada Panitia Jambore, juga kepada seluruh masyarakat Muna yang telah memberikan pelayanan maksimal selama kontingen Busel berada di Kota Raha, Ibu Kota Kabupaten Muna.

Perempuan yang sebentar lagi aktif sebagai Legislator DPRD Busel ini menuturkan, Jambore Kader PKK juga sebagai wadah berekspresi, momentum untuk menambah wawasan, pengetahuan, persaudaraan, dan persahabatan bagi Kader yang tergabung dalam kontingen Busel. Sehingga kata dia, kedepannya dapat mengoptimalkan berbagai kinerja Kader PKK dalam mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera, serta turut mendukung, menyukseskan program Pemerintah, yang berkaitan dengan peningkatan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga, antara lain pengentasan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan.

[Key – editor LAMIM]

Komentar

News Feed