LAKI Busel: “Bangun Daerah Tanpa KKN”

Ketua Umum LAKI, Burhanudin Abdullah SH (kanan) – Direktur Kasamea.com, LM Irfan Mihzan (pegiat anti korupsi LAKI), saat Diskusi Nasional “Hukuman Mati Koruptor” dan Pendidikan Investigasi Nasional (PIN) yang digelar DPP LAKI di Bekasi, Jawa Barat.

Buton Selatan

Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) terus bergerak, menjalankan agenda-agenda organisasi, sekaligus melebarkan sayap Kepengurusan di seluruh Indonesia. Tak terkecuali di Kabupaten Buton Selatan (Busel), bakal terbentuk Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LAKI.

Ketua Umum LAKI, Burhanudin Abdullah SH mengatakan, bahwa LAKI lahir, merupakan dambaan dan keinginan luhur segenap masyarakat Indonesia. Masyarakat yang sama memiliki harapan dan cita-cita luhur, menginginkan pemerintahan, atau penyelenggaraan negara yang bebas dari KKN.

“15 tahun bediri, LAKI telah bediri di 34 Provinsi, kepengurusan terbentuk hampir diseluruh wilayah kabupaten/kota di Indonesia. Kehadiran DPC LAKI Busel nantinya diharapkan dapat menambah energi baru dalam sinergitas membangun negeri. Tentunya, pemerintahan tanpa korupsi kolusi dan nepotisme/KKN,” tegas Burhanudin Abdullah, di Jakata, Senin (17/1/22).

https://www.kasamea.com/awal-2022-laki-agendakan-audiensi-dengan-presiden-polri-kejagung-dan-kpk/

Selain pengurus DPD, DPC, Relawan LAKI juga mulai terbentuk dan terus menggaung di bumi Nusantara. Menandai tingkat kesadaran masyarakat untuk bersama-sama “Melawan Korupsi”.

Terpisah, pegiat anti korupsi LAKI, LM Irfan Mihzan, mengatakan, sesuai arahan Ketua Umum LAKI, DPC LAKI Busel hadir sebagai mitra pengawasan penyelenggaraan pemerintahan, pencegahan, serta penindakan KKN. Termasuk kerja-kerja advokasi hukum ditengah masyarakat, dengan mengedepankan kerja sama bersama pemerintah daerah, dan penegak hukum.

Akrab disapa Ifan, Pendiri/Direktur media Kasamea.com ini memastikan, DPC LAKI Busel dalam menjalankan roda organisasi, akan berpegang teguh pada peraturan perundang-undangan, penegakkan supremasi hukum. Tanpa mengesampingkan koordinasi, konsultasi, kerja sama yang baik dengan mitra strategis.

https://www.kasamea.com/laki-gelar-diskusi-hukuman-mati-koruptor-dan-pendidikan-investigasi-nasional/

Alumni peserta Diskusi Nasional “Hukuman Mati Koruptor” dan Pendidikan Investigasi Nasional (digelar DPP LAKI 24-26 November 2021) ini menambahkan, yang terpenting dalam pemberantasan KKN adalah membangun kesadaran bersama. Membangkitkan optimisme masyarakat dalam mengawal pembangunan, mengawasi penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan bebas KKN.

“Sebab ada uang rakyat yang digunakan dalam pembangunan (keuangan daerah, keuangan negara). Kita akan mengawal itu sama-sama, mulai dari pelosok desa sampai ibu kota sebagai pusat pemerintahan Busel,” demikian komitmen pemilik sertifikat bekal penting menghadapi pemeriksaan dan audit pengadaan (diselenggarakan LPKN 14-21 Desember 2021) ini. [Red]

Komentar