Letkol Faozan: “TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI”

Upacara Pembukaan TMMD ke- 114 TA 2022 di Buteng

Buton Tengah

Komando Distrik Militer (Kodim) 1413/Buton melaksanakan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke- 114 di Kecamatan Gu dan Lakudo Kabupaten Buton Tengah (Buteng). Berdasarkan surat telegram Pangdam XIV/HSN SLK PKO TMMD No STR/169/2022 tanggal 18 Juli 2022 tentang perintah melaksanakan operasional kegiatan TMMD ke- 114 TA 2022, surat telegram Danrem SLK PKP TMMD No ST/119/2022 Tanggal 19 Juli 2022 tentang perintah melaksanakan operasional kegiatan TMMD ke- 114 TA 2022, dan rapat koordinasi antara Pemda Kabupaten Buton Tengah dan Staf Kodim 1413/Buton dalam rangka memantapkan kesiapan pelaksanaan kegiatan TMMD ke- 114 TA 2022.

Mengawali wawancara dengan menyebutkan Tema TMMD ke- 114 Tahun 2022 “TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI”, Komandan Kodim (Dandim) 1413/Buton, Letkol ARM Muhamad Faozan SPd MIPol, mengatakan TMMD akan dilaksanakan mulai 26 Juli – 24 Agustus 2022 dengan sasaran fisik dan non fisik.

Sasaran fisik di Desa Matawine berupa pembukaan dan pengerasan jalan ukuran lebar 6 meter x panjang 500 meter. Di Desa Lakapera berupa pembangunan 3 unit deucker ukuran lebar 6 meter x panjang 1,5 meter, dan di Desa Walando berupa pembangunan 3 unit MCK ukuran lebar 1,5 meter x panjang 2 meter.

Sasaran non fisik berupa penyuluhan medsos, penyuluhan bahaya ISIS, penyuluhan kesehatan, penyuluhan pertanian, penyuluhan narkoba, penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan stunting, penyuluhan posyandu, dan penyuluhan posbindu PTM.

Selaku Dansatgas TMMD ke- 114, Faozan menjelaskan, Personil yang dilibatkan dalam TMMD kali ini, yakni Dansatgas 15 orang, tim assistensi/penyuluh 25 orang, SSK 110 orang terdiri dari Kodim 1413/Buton 22 orang, Yonif 725/WRG 52 orang, Denpal XIV/3 2 orang, Lanal Kendari 5 orang, Lanud Haluoleo 5 orang, Denbekang XIV-44-03 2 orang, Polres Buton 10 orang, Denhubrem 143/HO 2 orang, Denma Korem 143/HO 10 orang.

Lebih lanjut Faozan menuturkan, Buteng dipilih untuk pelaksanaan TMMD ini karena TMMD terakhir dilaksanakan di Buteng pada tahun 2017. Ditambah dengan interaksi awal dengan Pemkab Buteng, yang meminta agar TMMD dilaksanakan di Negeri 1000 Gua tersebut.

 “Sudah sangat lama (pelaksanaan TMMD di Buteng 2017, red), sedangkan TMMD ini merupakan kegiatan tahunan harus ada. Kemudian disinkronkan dengan program kita, sehingga pas lah jadinya ketemu disitu (Buteng),” kata Faozan, Rabu (27/7/22).

Faozan menjelaskan, bahwa tujuan utama TMMD diantaranya untuk menciptakan situasi kemanunggalan TNI dengan rakyat. Terkait sasaran non fisik, pihaknya tak hanya menitikberatkan pada warga berusia dewasa, melainkan juga generasi muda, serta pelajar.

Kelompok petani akan diberi penyuluhan pertanian. Kata Faozan, penyuluhan stunting pihaknya juga menyasar usia remaja, selain untuk warga yang sudah usia menikah.

“Kenapa difokuskan juga untuk usia remaja, karena sebelumnya luput, jadi kita coba mengingatkan usia remaja ini kelak akan menikah. Sehingga kedepannya ketika menghadapi usia nikah, dan memiliki anak, mereka sudah siap secara mental dan fisik,” tambahnya.

Faozan menambahkan, penyuluhan juga akan fokus pada Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan ternak. Dan tak kalah penting, yang saat ini tengah digalakkan oleh Pemerintah, yakni peningkatan vaksinasi Boster. [Red]

Baca juga ⬇️

Komentar