oleh

Pernah Longsor Telan Korban Jiwa, BPBD Baubau Berharap Gubernur Sultra Bantu Anggaran Talud Dinding Tebing

Kasamea.com BAUBAU

Di Kota Baubau, Kelurahan Bataraguru tahun lalu pernah terjadi musibah tanah longsor yang menimpa rumah warga, mengakibatkan korban meninggal dunia. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) bisa membantu mengalokasikan dana untuk pembangunan Talud Dinding Tebing di lokasi terjadinya longsor tersebut, melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (T. A) 2021.

Tebing rawan longsor di Baubau

Kepala BPBD Kota Baubau, La Ode Muslimin Hibali mengatakan, pihaknya mengusulkan Permohonan Bantuan Pembangunan Talud Dinding Tebing kepada Pemprov Sultra, dengan estimasi anggaran Rp 9Miliyar.

Tebing rawan longsor di Baubau

“Kami sangat berharap bapak Gubernur bisa membantu, supaya bisa dibangun talud dinding tebing, dan warga setempat bisa terlindungi,” harap La Ode Muslimin.

Tebing rawan longsor di Baubau

La Ode Muslimin menyebutkan, pihaknya mengusulkan permohonan dana untuk pembangunan Talud Dinding Tebing ditiga lokasi rawan longsor. Di Kelurahan Bataraguru, Wameo, dan Wangkanapi. Ketiga titik tersebut, kawasan padat rumah penduduk (diujung atas tebing dan dibawah tebing), dan sangat rawan kembali terjadi longsor.

Tebing rawan longsor di Baubau

La Ode Muslimin menambahkan, pihaknya sudah pernah mengajukan permohonan kepada Pemerintah Pusat, namun belum mendapat respon. Melalui APBD belum bisa tertangani, karena pandemi covid-19, mengakibatkan refocusing anggaran.

Tebing rawan longsor di Baubau

[RED]

Komentar

News Feed