oleh

Presma Unidayan: Pemerintah Segera Subsidi Kebutuhan Pokok Masyarakat

kasamea.com BAUBAU

Presiden Mahasiswa Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Presma Unidayan), Dalman mendesak Pemerintah Pusat, juga Pemerintah Daerah agar segera mempertimbangkan untuk memberi subsidi kebutuhan pokok kepada masyarakat. Saat ini, pertimbangan kebijakan subsidi dianggap urgen, guna menjamin tercukupnya kebutuhan hidup masyarakat, dalam menjalankan pembatasan aktivitas, dengan bekerja di rumah, sosial distancing, juga physical distancing, yang tentu saja menimbulkan kurangnya pemasukan, pendapatan, sehingga memberatkan masyarakat berpenghasilan rendah dalam mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

Seperti warga yang bekerja sebagai tukang ojek, sopir mobil, transportasi laut (perahu motor/speedboat), tenaga kerja bongkar muat, buruh bangunan, pekerja serabutan, serta pekerjaan lainnya, yang berpenghasilan rendah. Kata Dalman, dapat dipastikan, bahwa saat ini penghasilan para pekerja tersebut diatas, sangat berkurang, terdampak kebijakan penanganan penyebaran virus corona (covid-19).

Hal ini mulai menjadi keresahan baru di tengah masyarakat, khususnya masyarakat yang berpenghasilan rendah. Menurut Dalman, baik Pemerintah Pusat, maupun Pemerintah Daerah, seharusnya segera merespon keresahan masyarakat ini. Keseriusan Pemerintah Pusat, juga Pemerintah Daerah, bukan hanya pada penanganan penyebaran covid-19, tak kalah penting, fokus penanganan perekonomian masyarakat kurang mampu, yang sudah terdampak langsung karena adanya himbauan Pemerintah Pusat, diteruskan Pemerintah Daerah, agar masyarakat tetap dirumah, social distancing, physical diatancing tersebut.

Menyoal perkonomian masyarakat kurang mampu, lanjut Dalman, pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020, mendorong upaya Pemerintah memberikan subsidi kepada masyarakat Indonesia, sebagai salah satu langkah penanganan penyebaran covid-19, yang langsung dirasakan Rakyat Indonesia.

Di Kota Baubau sendiri, menurutnya, upaya yang sama bisa dilakukan, jika Pemerintah Pusat memberikan subsidi listrik gratis untuk 450 V selam tiga bulan, dan potongan 50 % untuk diatas 450 V, maka Pemerintah Kota Baubau, melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) bisa memberikan subsidi air bersih gratis selama tiga bulan, kepada masyarakat Kota Baubau.

Kata Dalman, tentunya langkah ini akan sangat membantu masyarakat, dalam menjalankan instruksi Pemerintah dalam penanganan penyebaran covid-19.

“Subsidi air bersih tidak boleh dianggap remeh, sebab kebutuhan manusia terhadap air bersih sangat besar. Pemerintah Kota Baubau bisa melakukan itu,” pungkas Dalman.

[RED]

Komentar

News Feed