Sat Intelkam Polres Baubau Sambangi MUI Buteng

Buton Tengah

Satuan Intelijen Keamanan Kepolirisian Resort (Sat Intelkam Polres) Baubau dipimpin Kanit 3 La Ode Yusrin SH MH bersama anggotanya menyambangi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) Dr H. Amaluddin LcMA.

Bertempat di Desa One Wara Kecamatan Lakudo Buteng, Sat Intelkam Polres Baubau berkoordinasi tentang eksistensi MUI Buteng selama resmi berdiri di negeri 1000 goa.

Menyangkut tugas dan tanggung jawab MUI Buteng dalam mendukung segala kebijakan serta program Pemerintah Daerah.

Selain itu, menyangkut tugas dan wewenang Ketua MUI Buteng, yakni membuat dan mengesahkan seluruh keputusan dan kebijakan organisasi yang bersifat strategis. Memimpin, mengkoordinasikan, mengendalikan, memberikan pokok-pokok pikiran yang merupakan strategi dan kebijakan organisasi, dalam rangka pelaksanaan program kerja maupun dalam menyikapi reformasi diseluruh tatanan kehidupan, demi pencapaian cita-cita dan tujuan organisasi.

Amaluddin juga memastikan, pihaknya menjalin kemitraan yang baik dengan eksternal organisasi, khususnya GP Ansor Buteng. Keberadaan GP Ansor Buteng sangat memberi manfaat dan memiliki banyak peran dalam kehidupan bermasyarakat untuk mensuport pemerintah.

“Organisasi keumatan harus siap berkhidmat membumikan nilai-nilai Islam di Buton Tengah. Dengan keberadaan GP Ansor dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat, dalam kaitannya terhadap Islam. Sehingga semakin kuat dan tidak mudah disusupi paham radikal,” jelas Amaluddin.

MUI Buteng dapat menjadi mitra GP Ansor Buteng, yang sama-sama memiliki visi-misi untuk umat Islam, yang berada di garda terdepan dalam mempertahankan NKRI dari rongrongan oknum yang tidak bertangggungjawab. Serta harus siap mengatasi terjadinya pendangkalan pemahaman agama di Buteng. Sehingga apa yang menjadi visi -misi bersama dapat menjadikan Buteng sebagai daerah yang berkah.

“MUI Buteng bersama GP Ansor Buteng siap mendukung dan menjaga situasi kamtibmas di wilayah Buton Tengah,” pungkasnya, Jumat (18/2/22). [Red]

Komentar