SMAN 2 Baubau Siap Gelar Ujian Sekolah, Berikut Syarat Kelulusan Siswa

Baubau

SMAN 2 Baubau siap melaksanakan ujian sekolah yang dijadwalkan 21-28 Maret 2022. Sesuai surat edaran Mendikbud nomor 1 tahun 2022, tentang peniadaan ujian nasional dan ujian kesetaraan serta pelaksanaan ujian sekolah dalam masa darurat penyebaran covid-19.

Kepala SMAN 2 Baubau, Hasma mengatakan, pekan ini pihaknya akan menggelar rapat pemantapan pelaksanaan ujian sekolah. Khususnya guru-guru pengawas ujian sekolah nanti.

Tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19 secara ketat, kata Hasma, pihaknya membatasi masing-masing ruangan ujian hanya diisi 20 orang peserta didik. Ditambah guru pengawas ujian sekolah.

Hasma menuturkan, sebelumnya sekolah yang dipimpinnya telah melaksanakan ulangan semester, yang dilanjutkan dengan pelaksanaan
ujian praktek mata pelajaran seni budaya, agama, bahasa Inggris, bahasa Indonesia, prakarya, fisika, biologi, dan kimia.

“Alhamdulillah kita sudah persiapan teknis ujian sekolah,” ucapnya.

Untuk materi soal ujian sekolah sendiri lanjut Hasma, guru-guru telah merampungkannya. Termasuk soal dari Kementerian Agama, yang diinput oleh seluruh guru agama sekolah menengah atas di Kota Baubau, juga telah disiapkan.

“Sudah juga diperbanyak (soal). Kemudian kesiapan-kesiapan di kelas juga sudah. Alhamdulillah, tinggal kita menunggu jadwal,” yakinnya.

Sekolah diberi kewenangan sepenuhnya dalam menentukan kelulusan peserta didik.

Hasma menjelaskan, untuk standar kelulusan, masih mengacu pada ketentuan tahun sebelumnya. Bahwa siswa harus mengikuti proses belajar mengajar, memiliki nilai raport dari semester 1 sampai dengan semester 6.

“Tetap belum berubah dari aturan itu. Kriterianya sama juga dengan yang lalu,” jelasnya.

Siswa kelas XII SMAN 2 Baubau yang akan mengikuti ujian sekolah sebanyak 427. Namun kata Hasma, masih ada dua orang siswa yang sampai hari ini belum menyerahkan foto copy ijazah SMP. Pihaknya tengah berupaya mencari tahu, menemui siswa atau wali siswa tersebut.

Hasma merencanakan, Rabu 16 Maret 2022, data kelengkapan siswa calon peserta ujian sekolah sudah dikirim ke Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Kendari.

Mantan Kepala SMAN 3 Baubau ini menambahkan, pihaknya melaksanakan ujian sekolah secara manual (off line), guna mengantisipasi kebocoran soal.

Berikut syarat kelulusan yang harus dipenuhi peserta didik agar bisa dinyatakan lulus ditahun 2022:
1. Menyelesaikan program pembelajaran dimasa pandemi covid-19 yang dibuktikan dengan rapor tiap semester.
2. Memperoleh nilai sikap atau prilaku minimal baik.
3. Mengikuti ujian yang dilaksanakan oleh satuan pendidikan, adapun ujian yang dimaksud disini dilakukan dalam bentuk:
-Portofolio berupa evaluasi atas nilai rapor, nilai sikap/prilaku, dan prestasi yang diperoleh sebelumnya (penilaian, hasil perlombaan, dan sebagainya).
-Penugasan
-Tes secara memikat atau berani atau dalam bentuk kegiatan lain yang ditetapkan oleh satuan pendidikan
-Untuk sekolah menengah kejuruan juga dapat mengikuti uji kompetensi keahlian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. [Red]

Komentar