oleh

Soal Pra Peradilan, Kasat Lantas Polres Baubau Tegaskan AR Tidak Ditangkap dan Tidak Ditahan

kasamea.com BAU-BAU

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Baubau, AKP Sugiri menegaskan, bahwa tidak dilakukan penangkapan apalagi penahanan terhadap AR, terduga pelanggar kecelakaan lalu lintas. Hal ini disampaikan Sugiri, saat dikonfirmasi terkait Pra Peradilan yang diajukan AR, yang telah didaftarkan di Pengadilan Negeri Baubau.

Perwira yang sebelumnya bertugas di bagian Reskrim Polda Sultra ini menuturkan, kala itu AR datang mengamankan diri di kantor Sat Lantas Polres Baubau, karena ada keluarga AR yang menginformasikan, bahwa AR terduga pelaku tabrak lari. Sehingga, AR atas dasar kesadaran sendiri datang untuk mengamankan diri, agar tidak terjadi apa-apa terhadap dirinya. Sekaligus AR diambil keterangannya oleh penyidik.

Dugaan tabrak lari, lanjut Sugiri, juga dikuatkan dengan adanya CC TV didepan Tempat Kejadian Perkara (TKP) laka lantas tersebut. Pada saat kejadian, jelas terlihat, diduga AR langsung meninggalkan korban. Korban adalah orang tua.

Terkait dengan menghadapi Pra Peradilan, kata Sugiri, pihaknya tetap akan menyiapkan pembuktian, untuk mengkanter Pra Peradilan tersebut.

Sugiri memahami betul, hak masyarakat mengajukan komplain atas kinerja Satuan Lalu Lintas.

Ia pun menyebutkan, laka lantas dengan terduga pelanggar inisial AR, terjadi 9 Desember 2019 lalu. Saat itu kata dia, belum diketahui kondisi korban, apakah korban mengalami luka berat, atau luka ringan. Namun, setelah dilakukan observasi, korban dirujuk ke Makassar.

Berita terkait

“AR ini didengarkan keterangannya secara baik baik, kita tidak pernah melakukan penangkapan, apalagi penahanan. Kemudian beberapa hari kemudian dipersilahkan pulang ke rumahnya,” ungkap Sugiri, dalam wawancara physical distancing, di kantor Sat Lantas Polres Baubau, Selasa (5/5/20).

Sugiri membeberkan, saat kejadian, AR tidak melaporkan kejadian laka lantas di kantor Kepolisian, atau kantor Sat Lantas. Dan tentang adanya laporan dari korban, Sugiri membenarkan.

Sugiri menyebutkan, saat memberikan keterangan di kantor Sat Lantas Polres Baubau, AR diantar oleh keluarganya.

“Ada pelaporan bahwa telah terjadi kecelakaan, kita olah TKP, kita periksa. Diduga tabrak lari dengan korban HR,” tambahnya.

Sugiri menambahkan, kondisi saat itu juga meredam psikologis keluarga korban.

“Dia juga bebas untuk menunaikan ibadah sholat, termasuk mencari makan saat itu,” pungkas Sugiri.

[RED]

Komentar

News Feed