oleh

Soal SUTT di Waruruma, PLN Geser Titik Pembangunan Sejauh 35 Meter

BAU-BAU

Perusahaan Listrik Negara (PLN) menghadirkan Profesor Dr Ir Salama Manjang MSc IPM Kepala Laboratorium Tegangan Tinggi Departemen Teknik Elektro Universitas Hasanuddin, di Baruga kantor Kelurahan Waruruma Kecamatan Kokalukuna Kota Bau-Bau, Jumat (10/1/20). Pak Prof dihadirkan guna menginformasikan secara detail, akurat, sesuai dengan kompetensinya, tentang Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), yang belakangan pembangunannya menuai penolakan, karena dinilai terlalu dekat dengan pemukiman warga Perumnas Waruruma. Terang saja Pak Prof mengupas tuntas seluruh hal berkaitan dengan SUTT, yang selama sepekan terakhir bak momok menakutkan, dan mengganggu kenyamanan ditengah warga Perumnas Waruruma.

Singkat cerita, presentase Pak Prof mendapat respon positif warga. Mampu menjawab sekelumit tanya, rupanya pula, mampu memenuhi ekspektasi warga. Selain Profesor Dr Ir Salama Manjang MSc IPM, pertemuan kali kedua antara pihak PLN dengan warga Perumnas Waruruma ini (sebelumnya pertemuan digelar pada, Selasa 7 Januari 2020), juga hadir Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bau-Bau, Halfia, yang menjelaskan tentang Amdal, UKL-UPL, kaitan dengan Izin Lingkungan pembangunan SUTT tersebut. Sebagai perwakilan Pemerintah Kota Bau-Bau, yang hadir merespon aspirasi masyarakatnya, Halfia menjelaskan tentang Izin Lingkungan terkait pembangunan SUTT tersebut. Dia menyebutkan, teknis terkait Izin Lingkungan SUTT ditangani Dinas Lingkungan Hidup Provinsi. Dalam prosesnya, Ia juga sempat menghadiri selaku perwakilan DLH Kota Bau-Bau kala itu. Halfia mengesankan, proses, tahapan hingga diterbitkannya Izin Lingkungan pembangunan SUTT merujuk sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Usai penjelasan dari pak Prof, juga perwakilan DLH Kota Bau-Bau, dan dilanjutkan dengan tanggapan warga, kemudian disepakati untuk turun langsung ke lokasi pembangunan menara SUTT, guna memastikan jarak pemindahan titik menara SUTT tersebut. Di lokasi, PLN memenuhi tuntutan warga Perumnas Waruruma, dengan memindahkan titik pembangunan menara SUTT sejauh 35 meter dari titik awal pembangunan. Titik baru inipun diperlihatkan kepada beberapa warga Perumnas Waruruma yang hadir di lokasi.

Pertemuan di Baruga kantor Kelurahan Waruruma, turun langsung ke lokasi, hingga dipindahkannya titik pembangunan menara SUTT, difasilitasi Camat Kokalukuna, Erman, didampingi Lurah Waruruma, Masrul, yang turun langsung bersama pihak PLN dan warga, dikawal langsung Kapolsek Kokalukuna Ipda Bustan bersama beberapa jajarannya.

Sampai dengan bubarnya para pihak meninggalkan lokasi pembangunan menara SUTT, belum ada pernyataan resmi seluruh warga, atau yang mewakili, atau berita cara tertulis dengan ditandatangani seluruh warga yang hadir dalam pertemuan, menyepakati titik baru pembangunan menara SUTT, toleransi pihak PLN, 35 meter dari titik pembangunan menara sebelumnya tersebut.

[RED]

Comments

News Feed