Terpidana Korupsi Gedung Pabrik Rumput Laut Buteng Dieksekusi

Buton Tengah

Kejaksaan Negeri (Kejari) Buton mengeksekusi terpidana korupsi proyek pembangunan gedung pabrik rumput laut, pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Buton Tengah (Buteng).

Gedung pabrik rumput laut tersebut dibangun dengan dana yang bersumber dari Tugas Pembantuan APBN Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Tahun 2016 – 2017. Demikian keterangan pers Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Norbertus Dhendy RP SH MH, Kamis (1/2/24).

Bahwa perkara yang bersangkutan telah mempunyai kekuatan hukum berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 5783 K/Pid.Sus/2023 Tanggal 08 Desember 2023, dengan amar putusan:

Menyatakan Terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan dalam Dakwaan Primair;

Membebaskan Terdakwa tersebut oleh karena itu dari Dakwaan Primair;

Menyatakan Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Melakukan korupsi secara bersama-sama” sebagaimana dalam Dakwaan Subsidair;

Menjatuhkan Pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama satu tahun dan tiga bulan, dan pidana denda sebesar Rp50 Juta, dengan ketentuan apabila pidana denda tesebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama dua bulan;

Menjatuhkan pidana tambahan kepada Terdakwa untuk membayar uang pengganti sebesar Rp20 Juta, jika Terpidana tidak membayar uang pengganti paling lama dalam waktu satu bulan sesudah putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa, dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut, dalam hal Terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka dipidana dengan pidana penjara selama satu bulan;

Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani oleh Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan;

Menetapkan agar barang bukti berupa:
Barang bukti nomor 1 sampai dengan nomor 128, dikembalikan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Buton Tengah;

Barang bukti nomor urut 129 sampai dengan nomor urut 133, disetorkan ke Kas Negara sebagai pengembalian Kerugian Negara;

Selengkapnya sebagaimana dalam Tuntutan Pidana Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Buton tanggal 9 Desember 2022;

Membebankan kepada Terdakwa untuk membayar biaya perkara pada tingkat kasasi sebesar Rp2.500.

Maka pada hari ini, Kamis tanggal 1 Februari 2024 Pukul 15.00 Wita, bertempat di kediaman Terpidana, Jaksa Eksekutor pada Kejaksaan Negeri Buton, Franca Moniqa Sayogi SH beserta tim, telah melakukan eksekusi dengan membawa Terpidana ke Lapas Kelas IIA Baubau.

Eksekusi dilakukan guna memberikan kepastian hukum terhadap Terpidana yang perkaranya telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

“Terpidana sangat kooperatif dalam menjalani proses hukum, dan telah memberikan uang pengganti sebesar Rp20 Juta,” rilis Kasi Intel. (Redaksi)

Komentar