oleh

Tersangka Penganiaya Kekasih Bukan Plt KRT Rujab Bupati Busel

BUTON SELATAN

Kepala BKPSDM Kabupaten Buton Selatan (Busel) La Ode Firman mengklarifikasi tentang jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) Busel berinisial G, yang ditetapkan Tersangka dugaan penganiayaan oleh Polres Bau-Bau pada Jumat 13 September 2019. Firman memastikan, G bukanlah Pelaksana Tugas Kepala Rumah Tangga Rumah Jabatan (Plt KRT Rujab) Bupati Busel.

Firman menjelaskan, jabatan KRT Rujab Bupati Busel dimaksud, adalah Kepala Sub Bagian Rumah Tangga dan Penghubung Bagian Umum Sekretariat Kabupaten Buton Selatan (Setda Busel) dijabat La Ode Muhammad Taufik SIP. Saat ini lanjut Firman, G tercatat Pejabat Pelaksana pada Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Busel, Sebagai Staf Protokoler.

“G ini Pejabat Pelaksana atau istilah dulunya staf, dan diangkat sebagai Staf Protokoler pada Bagian Umum Setda Busel. Kalau Kepala Rumah Tangga ada pejabat defenitif ya, namanya Taufik, ” jelas Firman.

G sendiri diamankan Polres Bau-Bau dan ditetapkan Tersangka dugaan penganiayaan seorang perempuan berinisial MS yang merupakan kekasihnya. G yang pernah menjabat Komisioner KPU Busel, diduga menganiaya korban di rumah pribadi Plt Bupati Busel H La Ode Arusani, di Kelurahan Lipu Kecamatan Betoambari Kota Bau-Bau.

Kasat Reskrim Polres Bau-Bau AKP Ronald Arron Maramis mengungkapkan, penganiayaan diduga terjadi pekan lalu 6 September 2019 sekitar Pukul 20.00 Wita. Mengenai motif, kata Ronald, pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Yang jadi persoalan Tersangka tidak mengakui perbuatannya,” kata Ronald, dikonfirmasi, Jumat (13/9) malam.

G terancam terjerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman pidana kurungan penjara paling lama dua tahun delapan bulan. 

[RED]

Komentar

News Feed