oleh

“Waow… Pulau Makassar di Baubau Bakal Jadi Pulau Itik”

kasamea.com BAUBAU

Pemerintah Kota Baubau terus melakukan terobosan melalui berbagai program pro rakyat, diberbagai bidang. Terkini inovasi datang dari Dinas Pertanian Kota Baubau yang telah merencanakan Pulau Makassar menjadi kawasan Pengembangan Peternakan Itik.

Mengawali program ini, Dinas Pertanian telah mengusulkan anggaran melalui APBD Kota Baubau 2021 sebesar Rp 500juta, yang akan digunakan untuk belanja pengadaan bibit Itik, Kandang Utama dan Pakan.

Kepala Dinas Pertanian Kota Baubau Muhamad Rais M mengatakan, rencana Ternak Itik akan melibatkan Kelompok Masyarakat Peternak, yang dibarengi dengan penyuluhan/pembinaan, agar penerima manfaat dapat beternak secara Profesional, dan dapat bernilai ekonomis kedepannya, dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Pak Sekda sebagai Ketua Tim Anggaran dan Bappeda sudah menyahuti (respon, red),” kata Muhamad Rais M.

Muhamad Rais M mengakui, dari anggaran yang diusulkannya, belum bisa mengakomodir keseluruhan anggaran biaya konsep Peternakan Itik tersebut. Oleh sebab itu, pihaknya akan menindaklanjuti dengan mengusulkan permohonan anggaran dari Pemerintah Pusat. Akan mempresentasekan langsung, sebagai upaya untuk meyakinkan prospek konsep Peternakan Itik di Pulau Makassar ini kepada Dirjen Peternakan.

Muhamad Rais M menjelaskan, Pulau Makassar didalamnya ada dua Kelurahan yang secara kewilayahan sangat berpotensi untuk pengembangan Peternakan Itik. Ini kata dia, diharapkan dapat menjadi pemicu geliat perekonomian baru bagi masyarakat. Meliputi produksi pakan, bisa menjadi menu masakan (makanan dari daging Itik), juga telur Itik, yang diketahui berprotein tinggi.

Belum lagi potensi Pulau Makassar sebagai destinasi wisata.

“Kita berharap dengan adanya dana awal ini, pemerintah pusat bisa mendukung kita. Dan kalau ini disahuti mungkin ada beberapa miliar akan kita usulkan sesuai kondisi wilayah Pulau Makassar,” harapnya, ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/10/20).

Muhamad Rais M menambahkan, obsesi merencanakan Pulau Makassar yang terletak dalam wilayah administratif Kecamatan Kokalukuna, sebagai kawasan Pengembangan Peternakan Itik, tidak lepas dari histori, bahwa zaman dahulu disana memang banyak hewan Itik. Pulau Makassar dikelilingi perairan.

Lebih mematangkan rencana tersebut, Dinas Pertanian akan mendahului dengan sosialisasi kepada masyarakat, untuk lebih menjekaskan tentang konsep dimaksud, juga menyamakan persepsi, menyerap respon masyarakat setempat.

Kata Muhamad Rais M, bila konsep Pengembangan Peternakan Itik ini disetujui oleh Pemerintah Pusat, kedepan pihaknya akan melibatkan, bekerjasama dengan sejumlah instansi, seperti Dinas PU dan Penataan Ruang, Dinas Pariwisata, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Perindag, guna koordinasi, serta membangun sinergitas sesuai bidang yang dibutuhkan.

“Kalau misalnya jadi, sarana prasanananya mungkin PU. Seperti juga Pariwisata, kalau itik sudah berkembang, pasti akan muncul disana industri kuliner Itik, dan akan banyak yang datang berwisata. Sedangkan kalau Perindag, dan koperasi, kita adakan kerjasama membuat pelatihan-pelathan, membuat telur asin dan lainnya. Sehingga nanti kawasan itu akan berkembang dan akan ada efek domino bagi masyarakat,” urainya.

Selanjutnya, Dinas Pertanian juga akan mengusulkan pengadaan mesin penetas telur Itik. Sehingga dalam pengembangannya, Peternak tidak perlu lagi keluar daerah lain. Tinggal mengembangkannya sendiri di Pulau Makassar.

[RED]

Komentar

News Feed