Aksi Sosial PMI Baubau, Ratusan Warga Antusias Ikuti Jalan Santai dan Layanan Gratis
Baubau
Ratusan warga memadati jalan poros di depan kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Minggu pagi (11/10/26), untuk mengikuti jalan santai dan memanfaatkan layanan kesehatan gratis.
Kegiatan jalan santai yang dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, dan sunatan massal tersebut, menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, melalui kolaborasi PMI Baubau, Dinas Kesehatan Baubau, dan RSUD Baubau. Bagian dari kegiatan PMI Baubau dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PMI.

Jalan sehat dimulai dari depan Kantor PMI Baubau dan berakhir di pelataran Kotamara. Pesertanya terdiri atas pengurus dan anggota PMI, Palang Merah Remaja (PMR), aparatur organisasi perangkat daerah (OPD), serta masyarakat umum.
Wali Kota Baubau Yusran Fahim, Wakil Wali Kota Wa Ode Hamsinah Bolu, Ketua DPRD Ardin Jufri, Sekretaris Daerah La Ode Darus Salam, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), turut menghadiri kegiatan tersebut.
Setelah mencapai garis finis, sejumlah peserta langsung mendatangi tenda pemeriksaan kesehatan gratis, yang ditangani dokter dan tenaga medis dari Dinas Kesehatan Baubau serta RSUD Baubau.
Di bilik sebelah, puluhan anak mengikuti sunatan massal dengan didampingi orang tua masing-masing. Tangis dan sesekali teriakan anak-anak terdengar di lokasi, sementara orang tua berusaha menenangkan dan memberikan semangat kepada mereka.
Banyak pula peserta yang lanjut berolahraga bersama diiringi musik ceria.

Wali Kota Dorong Pelayanan Sosial Berkelanjutan
Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, mengapresiasi kegiatan PMI yang menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan lebih sering, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak warga.
“Semoga semua ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Baubau. Mudah-mudahan ada program selanjutnya, mungkin dua kali setahun atau beberapa kali, untuk melaksanakan kegiatan sosial yang memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” kata Yusran.
Menurutnya, dukungan pemerintah, organisasi sosial, dan masyarakat diperlukan agar berbagai program kemanusiaan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi mendukung kegiatan sosial yang diselenggarakan PMI Baubau.
“Saya berharap kepada kita semua, mari kita dukung program-program baik ini, untuk menyukseskan kegiatan yang direncanakan oleh Palang Merah Kota Baubau,” ujarnya.

PMI Baubau Perkuat Gerakan Sosial Kemanusiaan
Ketua PMI Baubau, Yusman Fahim, mengatakan peringatan HUT ke-81 PMI dimanfaatkan untuk menghadirkan kegiatan sosial, yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Selain jalan sehat, PMI menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis, pengambilan sampel darah, serta sunatan massal. Kegiatan tersebut juga melibatkan unsur pemerintah daerah dan kalangan pendidikan, termasuk anggota PMR.
“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan gerak jalan santai sambil melakukan pelayanan kesehatan. Ada pemeriksaan kesehatan gratis, pengambilan darah, dan sunatan massal,” kata Yusman.
Ia mengapresiasi partisipasi masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur menunjukkan pentingnya membangun kepedulian sosial secara bersama-sama.
“Kami juga melibatkan unsur pendidikan, terutama sekolah-sekolah yang tergabung dalam Korps Sukarela dan Palang Merah Remaja. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat Kota Baubau hari ini luar biasa,” ujarnya.
Yusman berharap, semangat kemanusiaan yang menjadi dasar gerakan PMI, dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas.
“PMI adalah organisasi yang bergerak di bidang sosial. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan hal-hal sosial, baik terhadap lingkungan maupun di sekitar keluarga kita masing-masing,” tuturnya.

Dinas Kesehatan Integrasikan Pemeriksaan Gratis dan Penelusuran TB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, dr. Frederik Tangke Allo SpB, mengatakan pelayanan kesehatan di Kotamara merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan gratis tidak hanya dilaksanakan dalam momentum peringatan hari besar, tetapi juga telah menjadi bagian dari agenda pelayanan Dinas Kesehatan di berbagai lokasi.
“Hari ini kita berada di pusat keramaian Kota Baubau, Kotamara, untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis. Kami berkolaborasi dengan Ketua PMI Kota Baubau. Selain pemeriksaan kesehatan gratis, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sunatan massal dan donor darah,” kata Frederik.

Ia menjelaskan, sasaran pelayanan kali ini mencakup masyarakat umum dan anak sekolah. Pelaksanaan kegiatan di ruang publik, diharapkan memudahkan warga mengakses pemeriksaan kesehatan, tanpa harus datang secara khusus ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Frederik menambahkan, Dinas Kesehatan juga mengintegrasikan upaya pemeriksaan kesehatan dengan program penelusuran kasus tuberkulosis atau TB.
Menurutnya, penemuan kasus menjadi bagian penting dalam penanganan penyakit menular tersebut. Karena itu, kegiatan kesehatan masyarakat tidak hanya diarahkan pada pemeriksaan kondisi kesehatan secara umum, tetapi juga mendukung upaya pemerintah menemukan warga yang membutuhkan pemeriksaan, dan penanganan lebih lanjut.
“Bukan hanya TB, semua penyakit menular menjadi perhatian. Namun, program pemerintah saat ini untuk penanganan TB, dilakukan secara terintegrasi,” ujarnya.
Frederik menjelaskan, pendekatan terintegrasi tersebut berbeda dengan pola sebelumnya yang cenderung membuat setiap program berjalan sendiri-sendiri. Melalui koordinasi lintas sektor, upaya penemuan kasus dan penanganan, diharapkan dapat berjalan lebih terarah.
Ia juga menyebutkan bahwa pelaksanaan pemeriksaan kesehatan perlu didukung pengelolaan data dan aplikasi yang baik. Dinas Kesehatan, kata dia, masih menghadapi kendala teknis pada pencatatan pemeriksaan kesehatan anak sekolah, terutama terkait data dan aplikasi yang mengalami gangguan.
Meski demikian, ia menegaskan, pelayanan tetap dilaksanakan sambil melakukan pembenahan terhadap kendala tersebut.
Kolaborasi untuk Memperluas Akses Kesehatan
Peringatan HUT ke-81 PMI Baubau menjadi momentum mempertemukan kegiatan kemanusiaan, pelayanan kesehatan, dan partisipasi masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan.
Bagi warga, pemeriksaan kesehatan gratis memberikan kesempatan untuk memeriksakan kondisi kesehatan. Sementara itu, sunatan massal menghadirkan pelayanan sosial bagi anak-anak dan keluarga mereka.
Di sisi lain, keterlibatan Dinas Kesehatan menunjukkan bahwa kegiatan sosial dapat menjadi ruang untuk memperluas jangkauan pelayanan, sekaligus mendukung program kesehatan masyarakat, termasuk penemuan kasus penyakit menular.
Keterlibatan PMR dan unsur pendidikan juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial sejak dini.
Melalui kolaborasi PMI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan tahunan, tetapi turut memperkuat budaya hidup sehat, dan kepedulian terhadap sesama di Kota Baubau.









Komentar