Bawaslu Busel Gelar Media Gathering “Lawan Hoaks dan UKI SARA”

Buton Selatan

Melawan Berita Hoaks, Ujaran Kebencian dan Isu SARA, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Buton Selatan (Bawaslu Busel) menggelar Media Gathering dan Persamaan Persepsi Peran Media. Rabu (20/7/23), kegiatan ini diikuti belasan peserta lintas media Pers, dibuka oleh Ketua Bawaslu Busel Mahyudin SSos MSi.

Turut hadir Kordiv Pengawasan Bawaslu Busel Rosni, dan Kordiv SDM Hastun. Selaku pembicara, Ketua PWI Baubau La Ode Aswarlin.

Dalam pidato sambutannya, Mahyudin mengungkapkan, media gathering merupakan salah satu upaya Bawaslu Busel dalam membangun sinergitas guna pengelolaan informasi, pemberitaan, serta publikasi.

Kata Mahyudin, Bawaslu perlu menumbuhkembangkan kepercayaan publik, melalui keterbukaan informasi. Memperoleh informasi adalah hak setiap orang, karena itu masyarakat harus diberi informasi, khususnya tentang tupoksi, serta kinerja Bawaslu.

Mengedepankan transparansi, lanjut Mahyudin, Bawaslu Busel telah melakukannya melalui unit kerja Kehumasan. Yang mengelola segala informasi yang akan dipublikasikan ke ruang publik, yang sebelumnya mengelola informasi secara internal. Untuk eksternal Humas berkolaborasi dengan insan Pers.

“Peran media pers sangat penting dalam pemberitaan, sesuai dengan fungsi pers,” ungkapnya.

Dalam momentum Pemilu serentak, kata Mahyudin, Bawaslu Busel mendorong nilai-nilai edukatif, serta informasi yang akurat kepada masyarakat.

Menurutnya, pers dapat beraviliasi dengan semua kelompok, komponen, baik pemerintah, masyarakat, partai politik, bahkan figur calon yang akan maju berkontestasi dalam Pemilu.

“Namun begitu, kami meyakini media pers bisa terus independen dan profesional,” tambahnya.

Mantan pegiat pers kampus ini, menambahkan, Bawaslu Busel memiliki website PPID sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2014 tentang informasi. Didalamnya mengatur informasi berkala, informasi serta merta, informasi setiap saat, dan informasi yang dikecualikan.

Mengingat pentingnya pemberitaan tupoksi serta kinerja Bawaslu Busel, serta pentingnya sinergitas bersama media Pers, Bawaslu Busel telah menyiapkan sebuah ruangan khusus untuk konferensi pers maupun press release kedepan, guna penyebarluasan informasi. Baik buruk Bawaslu Busel juga sangat bergantung pada Humas, sehingga pihaknya sudah beberapa kali melaksanakan pelatihan untuk peningkatan kapasitas. Terutama penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

“Kami terus berupaya agar Kehumasan kami bisa lebih baik,” tambahnya.

Sebelumnya, Rosni dalam pidato sambutannya mengatakan, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 93, 96, dan 10, Bawaslu melakukan pencegahan dan penindakan pelanggaran. Mengawasi tahapan penyelenggaraan Pemilu, pendaftaran, pemutakhiran dartar pemilih, perekerutan Panwascam, Pengawas Pemilu Lapangan (PPL), serta mengawasi netralitas ASN, Kepala Desa, TNI/Polri. Termasuk pula mengawasi putusan KPU, dan DKPP.

Dalam upaya pencegahan pelanggaran, lanjut Rosni, Bawaslu Busel mengawasi pelanggaran selama proses penyeleggaran Pemilu. Dengan mengidentifikasi potensi kerawanan Pemilu, mengkoordinasikan supervisi, membimbing perangkat Panwascam, dan PPL di tingkat Kelurahan/Desa, juga koordinasi dengan instansi terkait.

“Kami mengajak kelompok-kelompok strategis bekerja sama melakukan pengawasan tahapan Pemilu,” kata Rosni.

Mantan aktivis pemberdayaan perempuan dan anak ini menuturkan, Bawaslu Busel mengembangkan pengawasan partisipatif terutama tahapan pemutakhiran data pemilih, kampanye, dan pemungutan suara. Serta segala sesuatu yang dilarang, diawasi oleh Bawaslu Busel, termasuk menyangkut money politik.

Penyelesaian permasalahan pelanggaran, Bawaslu Busel telah ada Tim Sentra Gakumdu yang terdiri atas unsur Bawaslu Busel, Polri, dan Kejaksaan, yang menangani persoalan pelanggaran Pemilu, yang terkait dengan pidana. Terkait kode etik direkomendasikan kepada lembaga kode etik pemilu (DKPP).

Rosni menekankan, media pers sangat membantu dalam menginformasikan pesta demokrasi, khususnya hal apa saja yang dilarang.

“Kami berharap media juga dapat menginformasikan tugas Bawaslu kepada masyarakat. Kami berusaha menjalin kerjasama, sebagai lembaga yang terbuka dan informatif,” pungkasnya. [Red]

Komentar