oleh

“Busel Sexy” 40 Pelaku Ekraf Dilatih Kuliner

BUTON SELATAN

Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Buton Selatan (Busel) Maharudin membuka Pelatihan Kuliner yang digelar Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Busel. Pelatihan ini digelar selama tiga hari (19 – 21 Juli) di Ibu Kota Busel, Batauga.

Pelatihan yang diikuti 40 peserta perwakilan warga ditujuh Kecamatan se-Bisel ini, bertujuan untuk meningkatkan kreativitas para pelaku ekonomi kreatif, wirausahawan kuliner, masyarakat Buton Selatan.

“Lebih khusus masyarakat yang domainnya memiliki tempat wisata, agar para wisatawan tidak lagi repot mau cari dimana jajanannya” kata Maharudin dalam kata sambutannya.

Maharudin berharap, dari kegiatan ini dapat meningkatkan kwalitas, dan memiliki nilai tambah kuliner yang ada di Busel.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekraf Busel Drs Zamaluddin MPd mengatakan, Pelatihan selaras dengan Visi Busel, yakni menggali, melestarikan, mengembangkan, serta meningkatkan seni budaya, serta mewujudkan Desa Wisata sebagai Desa tujuan Wisata.

Zamaluddin menyebut Busel “Sexy”, karena menghampar berbagai objek/potensi Wisata.

“Ada 48 destinasi wisata yang tersebar di Kabupaten Buton Selatan, makanya saya sebut sexy. Kalau cantik, wisatawan hanya tertarik sekilas, tetapi seksi itu tertarik sekaligus tergiur untuk mengunjungi,” katanya.

Pelatihan ini menghadirkan Narasumber sekaligus Pemerhati Kuliner dari Kota Kendari 2 orang, Baubau 2 orang, serta Praktisi Pembuat Abon Ikan.

Materi yang diterima pesertapun beragam, mulai dari strategi pemasaran kuliner, pengembangan aneka kuliner, praktek pembuatan keripik, hingga praktek pembuatan Abon Ikan Tuna.

[RIDWAN – editor LAMIM]

Komentar

News Feed