Kolaborasi Apik Mahasiswa UM Buton dan Pemuda Jaya Bakti Sampolawa Lestarikan Permainan Tradisional

Permainan Kaase-ase.

Buton Selatan

Kerjasama yang baik tercipta antara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan 2025/2026 Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton), pemuda, dengan dukungan Pemerintah Kelurahan Jaya Bakti, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan. Mereka bersama-sama melestarikan permainan tradisional Kaase-Ase dan Kaleko.

Wujud komitmen dalam menjaga warisan nilai-nilai kearifan lokal ini juga disambut baik oleh masyarakat setempat. Terbukti mereka sangat antusias dan bersukaria beramai-ramai ikut kedua lomba tersebut.

Permainan Kaleko.


Bapak-bapak Ibu-ibu para orang tua membawa diri bernostalgia ke masa kecil, masa remaja mereka, ikut bermain Kaleko. Sementara para Gen Z, penuh energi bermain Kaase-ase.

“Tujuannya untuk melestarikan permainan tradisional dan mempererat “silahturahmi. Pesertanya semua sportif, teman-teman mahasiswa juga ikut meramaikan,” kata seorang mahasiswa selaku Panitia Lomba, Jemi Hasmar.

Puncaknya, Selasa 21 Oktober 2025, tepat dihari ketujuh pelaksanaan lomba. Lapangan Mambulu dipadati warga penonton, dan tentu saja para peserta lomba perwakilan dari tiap lingkungan Rw/Rt di Kelurahan Jaya Bakti, juga mahasiswa KKN.

Seorang peserta Kaase-ase, Fazan, menilai kegiatan ini sangat positif, sebab permainan tradisional saat ini terancam punah tergeser games modern.

“Kegiatan yang bagus karena sudah sangat jarang dimainkan diera sekarang ini. Banyak anak-anak sekarang sudah bermain gem online, Harapan saya anak-anak tidak melupakan permainan tradisional,” kata  seorang peserta, Fazan.

Seorang pemuda setempat, Iman, menyebutkan, dengan hadirnya mahasiswa KKN UM Buton di Kelurahan Jaya Bakti, sangat membawa hal positif. Terkhusus dengan diselenggarakannya lomba permainan tradisional.

“Sehingga bisa mengingat dan memperkenalkan kepada kita bahwa permainan dulu-dulu sangat beragam dan seru. Semoga dengan diselenggarakannya lomba ini, menjadi motivasi bagi generasi muda untuk ikut melestarikannya,” pungkasnya.

(Redaksi)

Komentar