Konvoi Puluhan Motor, Dua Remaja Diamankan, Diduga Bawa Busur dan Anak Panah
Kendari
Konvoi sekitar 20 sepeda motor yang diduga melibatkan sekelompok remaja di kawasan Andonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Minggu (18/10/2026) dini hari, berakhir dengan diamankannya dua remaja, satu unit sepeda motor Yamaha M3, serta satu buah busur dan anak panah, sebagai barang bukti.
Peristiwa itu terungkap saat tim patroli perintis bersama tim patroli Polresta Kendari menyisir wilayah tersebut sekitar pukul 02.30 Wita. Petugas bergerak setelah menerima aduan masyarakat mengenai konvoi remaja yang diduga membawa senjata tajam.
Dipimpin Dantim Patroli Perintis, Aipda Baskar Basra, yang menjabat PS Panit 2 Siturjawali, petugas mendapati sekelompok remaja dengan sekitar 20 sepeda motor di perempatan Pasar Baru.
Berdasarkan laporan petugas, kelompok tersebut kemudian terlihat berkonvoi di sekitar kawasan Healens. Sejumlah remaja diduga membawa senjata tajam, bahkan menyeret dan mengeluarkannya saat berkendara.
Temuan itu mendorong petugas melakukan pengejaran bersama tim patroli Polresta Kendari.
Dalam pengejaran tersebut, polisi mengamankan dua remaja. Petugas turut menyita satu unit sepeda motor Yamaha M3, satu buah busur, dan anak panah.
Kedua remaja kemudian dibawa ke Markas Polresta Kendari untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Belum ada keterangan mengenai identitas kedua remaja, dugaan motif konvoi, maupun kemungkinan keterlibatan mereka dalam aksi lain. Status hukum keduanya juga belum dijelaskan dalam laporan awal tersebut.
Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya laporan masyarakat dalam membantu polisi mendeteksi potensi gangguan keamanan, terutama pada jam-jam rawan dini hari.
Namun, penanganan kasus tidak cukup berhenti pada pengamanan dua orang dan penyitaan barang bukti. Polisi perlu mendalami asal-usul busur dan anak panah, tujuan konvoi, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Masyarakat diimbau segera melaporkan aktivitas yang berpotensi mengancam keselamatan melalui saluran resmi kepolisian, tanpa melakukan tindakan sendiri yang dapat membahayakan diri maupun orang lain.









Komentar