Buton Tengah
Ribuan warga memadati lapangan futsal di Desa Moko, Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), pada partai final Turnamen Futsal Fitri Cup XV Tahun 2026, Sabtu sore 9 Mei 2026. Atmosfer pertandingan berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas, dalam perhelatan olahraga bergengsi yang sudah diselenggarakan selama 15 tahun, pasca Idul Fitri ini.
Sorak-sorai penonton menggema sejak awal pertandingan hingga peluit panjang dibunyikan, menandai besarnya antusiasme masyarakat terhadap ajang olahraga tahunan yang kini telah menjadi salah satu agenda paling dinanti di wilayah tersebut.

Kehadiran Bupati Buteng, Azhari, menjadi perhatian utama masyarakat dalam laga final tersebut. Kepala daerah religius dan inovatif itu hadir langsung di tengah-tengah warga, menyaksikan pertandingan hingga selesai dan berinteraksi dengan para pemain maupun suporter.
Kehadiran Bupati dinilai sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap perkembangan olahraga futsal dan pembinaan generasi muda di Buton Tengah.
Bupati Azhari menegaskan komitmennya untuk mendukung penyelenggaraan turnamen futsal di Buteng secara lebih serius. Ia menyatakan bahwa pada APBD Perubahan Tahun 2026, Pemkab Buteng akan mengalokasikan anggaran minimal Rp250 juta, untuk hadiah pertandingan futsal pada event-event berikutnya.
“InsyaAllah di anggaran perubahan kita anggarkan, supaya Buton Tengah lebih ramai lagi, bukan hanya disini, tapi satu Buton Tengah ini. Kita akan titipkan di rekening APBD nanti untuk hadiah, tapi lebih besar lagi, mungkin minimal 250 juta,” ungkap Azhari, disambut aplaus meriah dari warga.

Menurutnya, dukungan anggaran tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam memajukan olahraga sekaligus memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk berkembang melalui kompetisi yang sehat dan produktif.
Azhari menilai turnamen seperti Fitri Cup bukan sekadar pertandingan olahraga, melainkan wadah mempererat persaudaraan masyarakat dan membangun karakter pemuda. Ia menyebut tingginya partisipasi masyarakat dalam turnamen ini menunjukkan bahwa olahraga futsal memiliki potensi besar menjadi sarana pembinaan bakat dan penguatan solidaritas sosial di Buton Tengah.
Pemerintah daerah, katanya, ingin memastikan kegiatan-kegiatan positif seperti ini terus tumbuh dan mendapat perhatian yang layak.

Hadir dalam kesempatan itu, anggota DPRD Buteng, Dasria Payo, La Ode Muslimin, Rasid Sabi, Hariadin Mane, Sarifuddin Reno, juga Kapolsek Lakudo Ipda Muh Ade Tandra.
Anggota DPRD Buton Tengah, Dasriah yang akrab disapa La Payo, turut memberikan apresiasi atas perhatian dan dukungan penuh Bupati Azhari terhadap penyelenggaraan Turnamen Futsal Fitri Cup XV Desa Moko. Menurutnya, kehadiran langsung Bupati di tengah masyarakat memberikan motivasi besar bagi panitia, pemain, dan seluruh masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan final tersebut.
Dasriah mengatakan komitmen pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran hadiah pertandingan futsal pada event-event mendatang merupakan kabar baik bagi perkembangan olahraga di Buton Tengah. Ia menilai dukungan tersebut akan mendorong semakin banyak turnamen berkualitas terselenggara di tingkat desa maupun kecamatan. Selain itu, perhatian pemerintah juga diyakini mampu melahirkan bibit-bibit atlet futsal potensial yang dapat mengharumkan nama daerah di masa mendatang.
Politisi yang dikenal dekat dengan masyarakat Lakudo itu juga menyampaikan rasa syukurnya karena seluruh rangkaian pertandingan dalam Turnamen Fitri Cup XV berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga partai final. Tingginya animo masyarakat yang memadati lapangan di Desa Moko disebut menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi perekat sosial sekaligus hiburan rakyat yang sehat. Ribuan warga tampak antusias memenuhi area pertandingan sejak sore hari, bahkan banyak penonton datang dari berbagai desa di Kecamatan Lakudo untuk menyaksikan laga puncak tersebut.

Turnamen Futsal Fitri Cup XV Desa Moko Tahun 2026 pun tidak hanya meninggalkan euforia kemenangan bagi tim juara, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi kemajuan olahraga di Buton Tengah. Dukungan anggaran yang dijanjikan Pemerintah Kabupaten Buton Tengah menjadi sinyal kuat bahwa olahraga futsal kini mendapat perhatian serius sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia dan pembinaan generasi muda.
Masyarakat berharap komitmen tersebut dapat terus diwujudkan secara berkelanjutan, agar lahir lebih banyak event olahraga yang mampu membangun semangat kebersamaan, prestasi, dan kebanggaan daerah.

Selama beberapa pekan penyelenggaraan Turnamen Futsal Fitri Cup XV Desa Moko, geliat perekonomian masyarakat lokal turut mengalami peningkatan signifikan. Ramainya penonton yang datang, memberikan berkah tersendiri bagi para pelaku usaha kecil di sekitar arena pertandingan.
Pedagang kaki lima yang menjual aneka kue tradisional, gorengan, minuman dingin, hingga kopi hangat mengaku mengalami lonjakan pendapatan dibanding hari biasa. Tidak hanya itu, penyedia wahana permainan anak juga merasakan dampak positif dari tingginya aktivitas masyarakat selama turnamen berlangsung.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa event olahraga tidak hanya menjadi sarana hiburan dan pembinaan generasi muda, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat desa, serta menciptakan ruang usaha yang produktif bagi warga sekitar.
(Redaksi)









Komentar