AS Tamrin Lepas Organisasi “Indahnya Berbagi Kasih Bersama”

BAUBAU

Walikota Baubau Dr H AS Tamrin MH melepas Dharma Wanita Persatuan Kota Baubau, TP PKK, GOPTKI, BKMT, Muslimat NU, dan Wanita Islam Kota Baubau, yang tergabung dalam kegiatan amal Ramadhan “Indahnya Berbagi Kasih Bersama”, menyalurkan santunan lebih dari Rp 84juta. Santunan diberikan kepada 304 penerima didelapan Pesantren/Panti Asuhan di Kota Baubau.

Dalam kata sambutannya AS Tamrin mengatakan, kegiatan amal ini meningkatkan rasa Peduli, mengisi Ramadhan dengan manfaat bagi sesama.

Terlebih lagi menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan atas dasar ketulusan, keikhlasan, dan kejujuran hati. Kata dia, ketulusan, keikhlasan, dan kejujuran dalam batin seseorang, tidak dapat diukur oleh orang lain.

“Mari kita semua berusaha mengukur, mengkondisikan batin kita dalam suasana yang jujur.Pesan saya untuk Ibu-Ibu yang akan saya lepas ini, yaitu kegiatan hari ini untuk dikaitkan dengan hikmah Puasa, dimana kegiatan ini merupakan kegiatan yang sudah sering kita lakukan di bulan Suci Ramadhan,” katanya.

Kala itu pencetus PO-5 ini juga menguraikan empat hikmah berpuasa.

Pertama, aspek Keimanan

Berpuasa guna memenuhi kewajiban dalam Rukun Islam ketiga, berpuasa bagi orang yang mampu.

“Saya kira kita semua yang hadir disini adalah orang yang mampu, mampu dalam hal ini yaitu tingkat keimanan kita,” ucapnya.

Kedua, aspek Kedisiplinan

Kata AS Tamrin, berpuasa melatih untuk disiplin. Sejak sahur hingga berbuka Puasa, menahan diri dari rasa lapar dan haus, menghidari segala sesuatu yang membatalkan Puasa.

“Padahal sama-sama kita ketahui bahwa tidak ada pengawas, tidak ada atasan yang awasi kita, tapi kita sadar sendiri, kita disiplin tidak makan tidak minum. Jadi kalau kita sudah lolos dari puasa ini, bagusnya untuk diimplementasikan dalam tingkah laku kita, dalam menjalankan tugas sehari-hari di instansi masing-masing. Jangan tidak ada Kepala Dinas, kosong kantor. Itu berarti Puasanya tidak betul, karena tidak bisa merubah moral, dari tidak disiplin, tambah tidak disiplin juga,” urainya.

Kala itu AS Tamrin mengingatkan tentang hikmah berpuasa, dalam kaitannya dengan Kedisiplinan, Integritas dan Profesionalitas dalam mengemban tugas, sesuai aturan Perundang-Undangan.

Ketiga, aspek kesehatan

Alumni Lemhanas ini menjelaskan, dengan berpuasa, membantu pencernaan. Hal ini kata dia, juga dikatakan oleh para dokter. Dengan berpuasa, lambung beristirahat, sehingga mampu mengatur sirkulasi dan metabolisme peredaran darah. Sehingga, dapat menghindari, atau menanggulangi beberapa jenis penyakit.

Keempat, aspek Sosial Kemasyarakatan

Ia melanjutkan, dengan berpuasa, mencoba merasakan perasaan orang yang tidak berpunya/tidak mampu (Fakir Miskin, Anak Yatim Piatu).

“Maka dengan berpuasa ini kita dilatih untuk merasakan perasaan yang sama seperti mereka (tidak mampu), sehingga muncul kesadaran bahwa kita perlu merasa empati kepada mereka.
Sehingga kita berilah mereka dengan bingkisan-bingkisan yang telah disiapkan itu,” tuturnya.

Hadir dalam acara pelepasan, Minggu 26 Mei 2019 ini, Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse, SPd, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Baubau Dr Roni Muhtar MPd, Asisten Sekda, Kepala OPD Kota Baubau, Camat, Lurah, juga Tokoh-Tokoh Masyarakat. (Dinas Kominfo Baubau)

[ editor LAMIM ]

Komentar