oleh

Bamsoet Didesak Tarung Caketum Golkar

JAKARTA

Seluruh kader Generasi Muda FKPPI mendesak Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, untuk tetap maju bertarung dalam pencalonan Ketua Umum Partai Golkar. Musyawarah Nasional (Munas) Partai berlambang beringin rindang dan kokoh ini rencananya digelar awal Desember 2019 mendatang.

Mendesak Bamsoet untuk maju bertarung dalam pemilihan Calon Ketua Umum Golkar ini ditegaskan langsung oleh Ketua Umum Generasi Muda FKPPI Shandy Mandela Simanjuntak.

Bukan tanpa alasan Shandy membuat penegasan tersebut. Sandhy menilai Bamsoet adalah sosok yang dibutuhkan Partai Golkar saat ini, karena memiliki kekuatan dan jaringan di grass road, atau akar rumput. Menurutnya, Partai Golkar merupakan Partai besar dalam koalisi pemerintahan yang memiliki kader dengan potensi yang sangat besar. Golkar adalah penyeimbang kekuatan politik, menjadi salah satu yang berperan penting dalam menjaga stabilitas politik dalam Negeri.

Sehingga menurut Shandy, Golkar saat ini harus menyelesaikan permasalahan terkait dengan turunnya perolehan kursi Partai Golkar di parlemen, bila dibandingkan dengan perolehan kursi pada 2014 lalu.

“Bamsoet punya pasukan. Ada kebanggaan bagi kami para anak tentara dan polisi, jika Bamsoet tetap maju,” ujar Shandy.

Ia juga menilai, Bamsoet figur paling tepat, mumpuni, karena pengalamannya, dan memiliki skill leadership dalam berbagai organisasi. Terbukti kata Shandy, Bamsoet dapat merangkul setiap golongan.

Bamsoet yang juga Ketua Badan Bela Negara KB FKPPI, juga dinilai dapat menjalankan tugas dan fungsi utama Partai Golkar baik internal, maupun eksternal, dengan menjadi representasi kepentingan berbagai macam golongan masyarakat. Track record Bamsoet saat memimpin lembaga sebesar dan sedinamis DPR RI, citra dan kinerja DPR RI meningkat pun menjadi bukti nyata kiprah Bamsoet.

“Saya sangat mengenal sosok beliau. Beliau merupakan salah satu kader terbaik KB FKPPI yang bekerja dengan niat yang tulus dan ikhlas bagi kemajuan bangsa”, ucap Shandy.

Sandhy meyakinkan, ini bukan tentang ambisi pribadi seorang Bamsoet, melainkan tentang kepentingan yang lebih besar, yakni tentang keutuhan dan kebesaran Partai Golkar, yang pada akhirnya juga bermuara kepada kepentingan Nasional, Bangsa dan Negara.

[RED]

Komentar

News Feed