oleh

Dialog Public, HSPMB Gandeng Badan Kesbangpol Bau-Bau

BAU-BAU

Himpunan Solidaritas Pelajar Mahasiswa Batuatas (HSPMB) menggandeng Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bau-Bau dalam Dialog Publik Lintas Organisasi Daerah (Organda) se Kepulaun Buton. Melibatkan Organda mencakup seluruh wilayah proyeksi Provinsi Kepulauan Buton (Kepton), Dialog mengangkat tema “Menjaga Integritas Bangsa dari Aspek Pendidikan, Agama, Ekonomi, dan Politik”.

Bertempat di aula SMP Negeri 4 Bau-Bau, tepat pada peringatan hari Pahlawan, 10 November 2019, hadir selaku pemateri, Sudin Riona SPd MPd, La Ode Sugianto SE MM, La Ode Daniel SE, yang memaparkan secara lugas setiap materi dalam suasana bernuansa Kebangsaan, dihadapan sekitar 60 peserta.

Plt Kepala Badan Kesbangpol Kota Bau-Bau Drs La Ode Idrus Taufik Saidi MSi, melalui Kepala Bidang Penanaman Masalah Aktual Badan Kesbangpol Kota Bau-Bau La Ode Daniel SE, mengapresiasi HSPMB, yang dinilai peduli terhadap kondisi Bangsa, responsif terhadap sinergitas, sehingga menggelar Dialog yang melibatkan Organda se Kepton.

Ia mengatakan, salah satu tujuan digelarnya Dialog tersebut, agar menjadi wadah silaturahim antar Organisasi Daerah (Organda), dalam mengawal kebijakan pemerintah, baik kebijakan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah masing masing. Pihaknya kata Daniel, mengimbau seluruh Organda agar menjadi Lembaga penjamin semakin baiknya Integritas Bangsa pada umumnya, dan Integritas Daerah pada khususnya. Dapat saling menerima perbedaan Budaya, Adat dan Agama.

Kesbangpol Bau-Bau berharap, Organda fokus berpartisipasi aktif dalam memfasilitasi, mengembangkan potensi, peran Pemuda, Mahasiswa dalam Percepatan Pembentukan Provinsi Kepulauan Buton (Kepton).

Terdekat kata Daniel, menyiapkan diri sebgai tuan rumah Festival Keraton dan Masyarakat Adat ASEAN. “Mari kita tunjukkan sikap ramah tamah, hormat menghormati, kepada para tamu FKMA lintas Daerah, juga lintas Negara.

“Tunjukkan jati diri kita sebagai Negeri yang Berbudaya, pemilik kearifan lokal warisan para leluhur, yang hingga kini tetap terjaga,” ucap Daniel, mantan Presiden Mahasiswa Unidayan, yang dikenal sebagai aktivis vocal dieranya.

[RED]

Komentar

News Feed