oleh

DLH Baubau Dapat Bantuan Exavator

Kasamea.com BAUBAU

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Baubau Sulawesi Tenggara mendapatkan bantuan satu unit exavator dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Direktorat Jenderal Cipta Karya. Alat berat ini telah diuji kelayakan penggunaannya, dan siap dioperasikan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Wakonti Kelurahan Kadolo Katapi Kecamatan Wolio.

Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin MH berpesan kepada DLH agar mengoptimalkan penggunaan alat berat tersebut. Sesuai mekanisme, tidak bisa dipinjampakaikan kepada pihak ketiga.

“Harus optimal untuk pengerjaan pengelolaan TPA sampah Wakonti,” kata AS Tamrin, saat serah terima exavator di rumah jabatannya, beberapa waktu lalu.

Kepala DLH Ibnu Wahid mengatakan, exavator seharga Rp1,3 Miliyar ini menambah alat berat exavator milik DLH, yang sebelumnya satu unit.

Kata Ibnu Wahid, adanya exavator baru ini juga menjawab kekurangan kerja-kerja DLH, sebab exavator lainnya sudah tua.

“Alhamdullilah kita mendapat alat yang terbaru ini untuk mengoptimalkan kerja-kerja kami di TPA,” kata Ibnu Wahid.

Asisten II Setda Pemkot Baubau ini mengungkapkan, pengadaan exavator Pindad adalah buah karya Kepala DLH sebelumnya, Almarhum Muh Salim.

Upaya kerja keras mendiang Muh Salim, bersama aparatur DLH, mengusulkan kepada Pemerintah Pusat, sehingga pengadaan exavator tersebut bisa terwujud.

“Saya selaku Pelaksana tugas Kepala DLH sangat mengapresiasi hasil kerja keras teman-teman. Ini adalah perpanjangan tangan dari mendiang Almarhum pak Salim,” ucap Ibnu Wahid.

Ibnu Wahid mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR yang telah merespon dan mewujudkan alat operasional pengelolaan TPA Wakonti.

[RED]

Komentar

News Feed