Macet Jelang Lebaran, Dishub Baubau Harap Kolaborasi dan Tenggang Rasa Semua Pihak

Baubau

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022, Dinas Perhubungan Kota Baubau Sulawesi Tenggara memaksimalkan pengawasan, penertiban di sejumlah titik kemacetan. Menurunkan seluruh personil, berupaya mengurai padatnya kendaraan di sejumlah ruas jalan.

Di jalan poros area Pasar Laelangi, Pasar Karya Nugraha, Pasar Wameo, juga Pelabuhan Murhum, Pelabuhan Ferry, dan Jembatan Batu, setiap tahunnya menjadi titik klimaks kemacetan. Ini diakibatkan meningkatnya aktivitas masyarakat, tak hanya warga Kota Baubau, melainkan juga warga dari luar daerah, yang datang berbelanja di negeri Sara Patanguna.

Tumpukan kendaraan roda dua, roda empat, dan pengunjung yang berjubel tak bisa dihindari. Sudah menjadi pemandangan yang kerap terjadi setiap setiap tahun jelang Lebaran. Terlebih lagi, jumlah pemilik kendaraan baru yang terus meningkat, dengan ruas jalan yang tetap, tidak ada perubahan.

Diugkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kota Baubau Abdul Karim, pihaknya sebelumnya sudah menggelar rapat bersama pihak terkait, otoritas Pelabuhan, juga Satuan Lalu Lintas Polres Baubau. Kolaborasi bersama, termasuk pula dengan Sat Pol PP.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau ini meminta,
seluruh stakeholder memberikan informasi sekaligus masukan demi kelancaran lalin jelang Lebaran.

“Kolaborasi semua pihak menjadi kunci utama kelancaran,” ucapnya.

Pihaknya, lanjut Abdul Karim, juga mengantisipasi lonjakan kendaraan yang pintu masuknya lewat darat, seperti dari Amolengo – Labuan. Meskipun ia tak nenampik, tak mudah mengurai kemacetan yang terjadi jelang Lebaran. Belum lagi parkiran dadakan yang muncul musiman. Namun begitu, pihaknya tetap berupaya agar semua bisa terkendali.

“Yang terpenting bisa terkendali, tidak mandek kemacetannya,” tutur mantan Kepala Sat Pol PP Kota Baubau ini.

Petugas tak bisa sendiri dalam mengurai kemacetan yang terjadi. Abdul Karim berharap, para pengguna jalan masing-masing juga bisa tertib, saling tenggang rasa di suasana Ramadhan Suci ini. Jangan karena hendak buru-buru menyelesaikan urusan atau kepentingan sendiri, sehingga mengabaikan, apalagi mengorbankan orang lain.

“Kita berharap semua ada pengendalian diri, pengertian bersama untuk kelancaran semua,” pungkasnya.

Jauh hari menjelang Lebaran, para petugas Dinas Perhubungan Kota Baubau sudah terlihat berkonsentrasi di sejumlah titik kemacetan. Terik mentari, bahkan hujan, bukan halangan mereka menunaikan mereka menunaikan tugas.

[Red]

Komentar