Baubau
Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Semerbak Molagina Kota Baubau resmi menghadirkan 34 mitra loket pembayaran rekening air, Rabu (20/5/2026). Program ini sebagai langkah memperluas akses layanan pembayaran bagi pelanggan di seluruh wilayah Kota Baubau, dan diharapkan mempermudah masyarakat membayar tagihan air tanpa harus datang ke kantor pusat Perumdam.
Direktur Perumdam Tirta Semerbak Molagina, Joni Munadi Awal, mengatakan peluncuran mitra loket pembayaran merupakan pengembangan dari aplikasi layanan sebelumnya, yang kini diperkuat dengan sistem pembayaran berbasis kedekatan wilayah.
“Layanan ini hadir untuk mengurangi kendala jarak, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada pelanggan air minum,” jelasnya.

34 Mitra Loket Jangkau Seluruh Wilayah Baubau
Joni menjelaskan, sebanyak 34 mitra loket telah tersebar di berbagai titik strategis Kota Baubau, mulai dari Sulaa, Bataraguru, Sorawolio, Pulau Makassar hingga Lowu-Lowu. Sebaran loket itu memungkinkan masyarakat melakukan pembayaran rekening air lebih fleksibel, baik pagi maupun malam hari, sesuai aktivitas masing-masing.
“Kehadiran loket di wilayah permukiman, menjadi solusi bagi pelanggan yang selama ini kesulitan membayar tagihan, karena aktivitas pekerjaan di luar rumah. Dengan sistem baru ini, masyarakat tidak lagi terkendala atau menunda pembayaran akibat keterbatasan waktu maupun jarak pelayanan,” ujarnya.
Tingkatkan Kesehatan Finansial Perusahaan
Selain mempermudah pelanggan, program mitra loket juga ditargetkan memperkuat kesehatan finansial perusahaan daerah air minum tersebut. Saat ini tercatat sekitar 19 ribu pelanggan terdaftar, dengan sekitar 15 ribu pelanggan aktif melakukan pembayaran rutin.
Menurut Joni, peningkatan akses pembayaran diyakini akan berdampak pada optimalisasi pendapatan perusahaan dan memperkuat pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat.
“Seluruh mitra loket akan dievaluasi secara berkala, melalui sistem perjanjian kerja sama selama satu tahun,” ujarnya.
Aplikasi Akan Dilengkapi Informasi Distribusi Air
Perumdam juga berencana mengembangkan aplikasi layanan pelanggan, agar tidak hanya digunakan untuk pembayaran rekening air, tetapi juga menyediakan informasi distribusi air secara real time. Pengembangan tersebut mencakup informasi jadwal air mengalir, pemberitahuan gangguan atau mati air, hingga fitur pengaduan pelanggan.
Langkah itu dinilai penting untuk mengurangi keluhan anonim di media sosial, sekaligus membangun komunikasi langsung antara pelanggan dan perusahaan. Dalam aplikasi terbaru nanti, masyarakat juga dapat melihat peta sebaran mitra loket pembayaran di seluruh Kota Baubau.
Gandeng Perbankan dan Pelaku Usaha
Dalam pelaksanaan program tersebut, Perumdam Tirta Semerbak Molagina turut menggandeng sektor perbankan, dalam hal ini Bank Tabungan Negara (BTN), serta pelaku usaha lokal sebagai mitra pembayaran. Kolaborasi itu disebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pelayanan publik berbasis digital dan kemitraan usaha masyarakat.
Joni menambahkan, bahwa transformasi pelayanan tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan teknologi, perbankan dan pelaku usaha lokal. Karena itu, pihaknya berharap program mitra loket pembayaran dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas layanan air bersih di Kota Baubau.
Momentum Kebangkitan Nasional
Peluncuran mitra loket pembayaran rekening air sengaja dilakukan bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026. Joni menyebut momentum tersebut menjadi simbol semangat perubahan dan inovasi pelayanan publik di lingkungan Perumdam, dengan Kerja Bersama.
Mantan anggota DPRD Kota Baubau itupun berharap, program ini menjadi langkah awal modernisasi pelayanan air minum di Baubau dengan mengedepankan kemudahan akses, pelayanan cepat, serta pendekatan yang lebih dekat kepada masyarakat.
Dengan dukungan teknologi dan mitra usaha, Perumdam Tirta Semerbak Molagina optimistis pelayanan publik akan semakin efektif dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan.
(Redaksi)















Komentar