Baubau
Taman Kanak-Kanak Negeri (TKN) Taman Siswa, membawa filosofi Ki Hajar Dewantara, bahwa sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan seperti taman, tempat anak-anak tumbuh bahagia sesuai kodrat alam dan zamannya. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ibarat menanam pohon di tanah yang subur, menyiramnya dengan kasih sayang, dan menjaga tunas-tunas muda agar tumbuh kokoh.
Bunda PAUD Kota Baubau, Sitti Aryati Yusran, meresmikan TKN Taman Siswa Senin 29 Desember 2025. Sekolah ini didirikan, salahsatunya untuk mensuport semangat para orang tua yang memiliki keinginan besar, agar anaknya bisa menempuh pendidikan setinggi-tingginya. Sekolah jenjang PAUD sebagai fondasi dalam mencapai sekolah tinggi.
“Disinilah mereka belajar bersosialisasi dan belajar bahwa sekolah itu menyenangkan. TKN Taman Siswa hadir sebagai mitra bapak dan ibu orang tua anak. Kami ingin setiap anak yang masuk ke gerbang sekolah ini merasa aman dan bahagia, seolah mereka berada di rumah sendiri,” ungkap Sitti Aryati Yusran.
Ia berharap, TKN Taman Siswa dapat menerapkan layanan PAUD Holistik Integratif, yang tidak hanya mengajar baca-tulis-hitung, tetapi juga memperhatikan gizi, kesehatan, pengasuhan, dan perlindungan anak.
Dikesempatan yang sama, Sitti Aryati Yusran juga meresmikan Sekretariat Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kota Baubau. Gedung TKN Taman Siswa dan Sekretariat tersebut berdekatan, ada di area yang sama, di Jalan Dayanu Ikhsanuddin, bersebelahan kantor BKPSDM Kota Baubau. Tak jauh dari kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Baubau.
Sekretariat Kelompok Kerja Pokja Bunda PAUD Kota Baubau adalah jawaban atas kebutuhan akan koordinasi yang lebih solid. Tak sekedar bangunan fisik, tetapi harus menjadi rumah ide simpul koordinasi. Sehingga Siti Aryati Yusran meminta kepada seluruh pengurus Pokja untuk bekerja lebih nyata, lebih lincah, dan lebih berdampak bagi anak-anak.
Bunda PAUD yang tak lain adalah istri tercinta Walikota Yusran Fahim, menitip pesan mendalam kepada guru-guru di Kota Baubau, jadikan sekolah sebagai tempat yang ramah anak. Terapkan pendekatan yang kreatif agar potensi unik setiap anak dapat tergali optimal.
“Cintailah anak-anak ini seperti anak kandung sendiri. Berikan mereka senyuman terbaik setiap pagi, karena dari tangan dingin bapak/ibu sekalian, calon pemimpin masa depan Kota Baubau ini akan lahir,” pesannya.
Kepala Dinas Dikbud, Eko Prasetya mengucap syukur Alhamdulillah, mengapresiasi kerja-kerja yang telah dilakukan selama ini. Atas pencapaian yang diraih dalam satu setengah tahun ini, jajarannya bersinergi dengan seluruh stakeholder pendidikan. Dengan arahan Walikota Yusran Fahim – Wakil Walikota Wa Ode Hamsinah Bolu, juga terkhusus Bunda PAUD Sitti Aryati Yusran.
Terbaru Dinas Dikbud mendapatkan 6 penghargaan sekaligus dari Kemendikdasmen, melalui Badań Penjaminan Mutu Pendidikan Sulawesi Tenggara. Salahsatunya adalah Penghargaan Bunda PAUD dengan Komitmen dan Dukungan Terbaik dalam Kebijakan Satu Tahun Pra-Sekolah.
Eko menjelaskan, Tujuan Satu Tahun Pra-Sekolah adalah: * Persiapan Masuk SD: Membantu anak beradaptasi dengan lingkungan sekolah, rutinitas, dan pembelajaran terstruktur di sekolah dasar. * Pengembangan Diri: Meningkatkan keterampilan sosial, emosional, motorik, bahasa, dan berpikir melalui kegiatan bermain sambil belajar.
“Terima kasih atas dedikasi, ketulusan, dan kerja keras bapak/ibu dalam mendidik dan membentuk karakter generasi penerus bangga, ditangan para guru masa depan Kota Baubau ditata dengan Penuh harapan. kita berdoa bersama semoga semangat mengajar berkarya dań berinovasi terus tumbuh,” ucapnya.
Eko pun mengajak, mari jadikan pendidikan sebagai kekuatan untuk mewujudkan Kota Baubau yang Ramah, Cerdas, Sejahtera, dan Bermartabat.
(Redaksi)









Komentar