oleh

Sultan Buton Dukung Jokowi “Blak-Blakan”

Baubau

Sultan Buton dr H LM Izat Manarfa MSi mendukung penuh Presiden Ir H Joko Widodo melanjutkan memimpin Republik Indonesia 2019-2024. Dukungan ini dinyatakan langsung oleh Sultan Buton, saat ditemui dikediamannya dikawasan Benteng Keraton Buton (Istana Baadia), Rabu (13/3/2019).

Sultan Buton menjelaskan hal yang mendasari keputusannya memilih Jokowi yang didampingi seorang Ulama Besar (mantan Ketua MUI) Profesor Dr KH Ma’ruf Amin. Baginya, Ir H Joko Widodo dan Profesor Dr KH Ma’ruf Amin adalah Umara (Pemangku Urusan Rakyat) dan Ulama (Ahli Ilmu Agama Islam) yang lebih tepat, lebih mumpuni menahkodai Indonesia.

Menyikapi kondisi Bangsa Indonesia saat ini, tengah dalam tahapan penyelenggaran Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Sultan Buton mengajak untuk tak henti mendoakan Indonesia, seluruh Rakyat Indonesia selalu dalam lindungan ALLAH SWT, aman, sentosa.

Dalam perjalanan waktu menyongsong Pilpres, Sultan Buton menilai, banyak dipertontonkan, diperlihatkan, diperdengarkan, berbagai fitnah, hoax, ujaran kebencian, informasi yang menjelekkan, menjatuhkan, yang mengarah pada Presiden Jokowi. Padahal, semua yang dilakukan Presiden Jokowi dalam tugas sebagai seorang Presiden, Kepala Negara, Kepala Pemerintahan. Bukan Jokowi secara pribadi.

Fitnah, hoax, ujaran kebencian, informasi yang menjelekkan, menjatuhkan Presiden Jokowi ini terus dan terus saja ada, menggiring pemikiran Rakyat, seolah semua yang dikerjakan Presiden Jokowi selama ini tidak ada bagusnya, tidak ada manfaatnya, tidak ada hasilnya.

Seolah Presiden Jokowi tidak bekerja apa-apa, padahal sebaliknya. Data dan faktanya sangat jelas, semua yang sudah dikerjakan Presiden Jokowi, bagusnya, manfaatnya, hasilnya sudah, dan akan dinikmati bersama-sama, baik oleh Rakyat yang loyal mendukung Presiden Jokowi untuk melanjutkan kepemimpinannya sebagai Presiden 2019-2024, maupun yang tidak mendukung. Semua ikut menikmati, hingga anak cucu.

Sultan Buton mengaku sejak awal terus mendukung Presiden Jokowi, sebagai Pemimpin yang program kerjanya sudah jelas, sudah bekerja, berprestasi, dan rekam jejaknya bersih dari kasus apapun. Rekam jejaknya sejak jadi pekerja (Karyawan Swasta), kemudian menjadi Pengusaha Sukses, menjadi Walikota Solo, menjadi Gubernur DKI Jakarta, sampai menjadi Presiden diperiode pertama ini sangat baik.

Presiden Jokowi sangat dicintai Rakyat, Pemimpin yang kharismatik, dekat dengan Rakyat, kerap mendatangi, mengunjungi, menyapa, menyalami, mendengarkan secara langsung berbagai kritik, saran, aspirasi Rakyat kecil, menengah, hingga kalangan atas. Oleh karena itu kata Sultan Buton, jangankan dengan fitnah, hoax, ujaran kebencian, dan informasi yang menjelekkan, menjatuhkan Presiden Jokowi, Ia tetap teguh mendukung Presiden Jokowi.

“Jangan soroti pekerjaan Presiden, sebab apapun yang dilakukan Presiden sudah melalui persetujuan DPR, dan permintaan Rakyat Indonesia. Tidak ada kegiatan Jokowi pribadi yang tampak, hanya saat Jokowi bermain bersama cucunya. Yang terlihat kebahagiaan dan kegembiraan,” ucapnya.

Sultan Buton mengungkapkan kembali, bila pekerjaan Presiden disoroti, berarti perlu pula dipertimbangkan kinerja DPR selama ini, yang ikut membahas dan menyetujui kegiatan Presiden.

Sultan Buton menyayangkan, pihak-pihak yang mendukung Prabowo yang hanya selalu menyudutkan hasil karya Presiden Jokowi.

Sultan Buton mengajak untuk mencermati secara seksama, kampanye-kampanye yang terjadi, kampanye hitam, kampanye negatif yang ditujukan kepada Presiden Jokowi, ada pihak-pihak yang melontarkan, dan pihak-pihak itu pula yang “cuci tangan”.

“Mereka ini (lawan politik Presiden Jokowi) menggiring masyarakat sempit dalam menilai, menilai dalam pembohongan, kebohongan, padahal kenyataannya banyak yang sudah dikerjakan Presiden Jokowi,” sebutnya.

Perlu juga diingat, bahwa tugas seorang Presiden menyelesaikan tugas Presiden sebelumnya yang belum rampung. Yang dilanjutkan Presiden Jokowi, seperti jalan tol, Papua sudah dibangun, Suramadu sudah dibebaskan, memberikan sertifikat, Indonesia Sehat, Indonesia Pintar. Menurut Sultan Buton, berbagai program telah direalisasikan Presiden Jokowi untuk Rakyat Indonesia.

Lebih lanjut Sultan Buton menuturkan, Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib bersikap netral, memelihara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dan bagi yang tidak netral, bersiap untuk menerima sanksi, bila calon yang didukungnya kalah,”harus siap mundur,” tegasnya.

Sultan Buton menegaskan, Jokowi adalah Presiden yang berani bicara lantang, bertindak tegas Anti Korupsi. Ia tidak pernah mengintervensi proses hukum yang dijalankan KPK, sepenuhnya diserahkan kepada KPK, sebagai representasi negara dalam menangani korupsi.

“Jadi konsekuensinya siapapun Presiden yang terpilih nanti korupsi tetap dilarang, karena itu sudah menjadi kesepakatan nasional,” tambahnya.

Sultan Buton memastikan, sejak zaman dahulu Buton adalah negeri yang anti korupsi. Maka saat ini dan sampai kapanpun, Buton tidak ada toleransi untuk para koruptor,“bholimo karo somanapo lipu,” ucapnya.

Sultan Buton meyakinkan, Ir H Joko Widodo dan Profesor Dr KH Ma’ruf Amin adalah Umara (Pemangku Urusan Rakyat) dan Ulama (Ahli Ilmu Agama Islam) yang lebih tepat, lebih mumpuni menahkodai Indonesia. Mewujudkan Indonesia Maju, aman sentosa.

~Vonizz report ~

Komentar

News Feed