oleh

106 Alpa, Hasil Rapid Test Massal di Baubau Non Reaktif

kasamea.com BAU-BAU

Rasa syukur atas rapid test massal yang dilakukan Pemerintah Kota Baubau melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Gugas Covid-19) Kota Baubau, yang keseluruhan menunjukkan hasil non reaktif. Rapid test massal ini sasarannya, orang tanpa gejala (OTG), orang dalam pemantauan (ODP), cluster KM Dorolonda.

Rapid test massal tahap awal dilakukan di wilayah kerja 17 Puskesmas yang ada di Kota Baubau, yang sebelumnya, pencanangannya dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah selaku Sekretaris Gugas Covid-19 Kota Baubau, Dr Roni Muhtar MPd, di halaman kantor Sekretariat Gugas Covid-19, Jalan Dayanu Ikhsauddin, Kamis (21/5/20).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, Dr Wahyu, selaku leading sector, mengkoordinasi rapid test di 17 Puskesmas, mengatakan, rapid test dilakukan kepada 114 sasaran OTG, ODP, dan cluster KM Dorolonda, di wilayah kerja 17 Puskesmas.

Hanya saja, Wahyu juga menyayangkan, 106 warga masyarakat yang diundang untuk mengikuti rapid test, justru tidak hadir.

Kemungkinan kata Wahyu, mereka tak hadir karena kesibukan, atau kekhawatiran yang berlebihan tentang rapid test. Padahal kata Wahyu, tujuan dilakukannya rapid test, bila dari rapid test ada yang hasilnya menunjukkan reaktif, maka dilakukan pemeriksaan sampel swab tenggorokan.

Penanganannya sesuai protokol, ditangani tenaga medis, tenaga kesehatan profesional.

Ia juga menjelaskan, bahwa rapid test dilakukan, salah satunya untuk menjawab tuntutan masyarakat sendiri.

Wahyu menambahkan, rapid test masih akan dilanjutkan, baik di RSUD Baubau, maupun di Puskesmas, khususnya kepada pasien dengan gejala demam, batuk, termasuk ibu hamil, atau ibu bersalin.

“Tetap dilakukan rapid tes menurut kelompok prioritas yang telah ditentukan. Dengan alat rapid tes yang terbatas, tentu harus tetap membuat skala prioritas, kelompok mana yang menjadi skala prioritas,” jelasnya.

Dalam upaya percepatan memutus rantai sebaran covid-19 di Kota Baubau, Wahyu berharap, peningkatan kesadaran masyarakat, patuh pada protokol kesehatan / pencegahan sebaran covid-19, seperti tetap menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, dan selalu dengan pola hidup bersih dan sehat. Sehingga kata Wahyu, masyarakat dapat terhindar dari segala macam bentuk penyakit menular, termasuk covid-19 ini.

[RED]

Komentar

News Feed