Gotong Royong ASN Baubau, Kotamara Kinclong, HUT Baubau Semarak
Baubau
Menjelang perayaan hari ulang tahun (HUT) Kota Baubau tahun ini, suasana berbeda terlihat di pelataran Kotamara.
Ratusan Aparatur Sipil Negara atau ASN melakukan kerja bakti. Sampah plastik hingga dedaunan kering yang berserakan dikumpulkan, demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman bagi masyarakat.
Kegiatan ini dipantau langsung Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, didampingi Sekretaris Daerah La Ode Darus Salam.
Gotong royong ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kota menata Kotamara agar tampil lebih kinclong dan tertata rapi, menjelang Festival UMKM, Pasar Murah, serta berbagai perlombaan yang memeriahkan hari jadi kota.
Yusran Fahim mengatakan, pemerintah menyiapkan ruang dan fasilitas agar masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil, dapat memanfaatkan momentum perayaan untuk mengembangkan usaha.
“Kita berusaha bagaimana menciptakan suasana, kemudian ruang-ruang yang bisa dimanfaatkan untuk tempat usaha,” ujar Yusran.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa perayaan hari jadi kota tidak hanya berorientasi pada kemeriahan acara, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Menurut Yusran, pemerintah memberi perhatian pada pengembangan usaha kecil, termasuk sektor kuliner, dengan menyediakan fasilitas yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM.
“Jadi mereka hanya siap untuk berusaha, tempat kita sudah siapkan, tinggal mereka bagaimana bisa berkembang,” kata Yusran.

Di Kotamara, penataan lingkungan dan pengembangan UMKM berjalan beriringan. Kawasan yang bersih diharapkan membuat pengunjung lebih nyaman menikmati festival, berbelanja di lapak pedagang, hingga menyaksikan berbagai perlombaan.
Suasana yang tertata juga menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman berkunjung yang menyenangkan. Masyarakat datang dengan semangat, menikmati keramaian, dan diharapkan pulang dengan wajah sumringah.
Melalui kerja bakti, Festival UMKM, Pasar Murah, dan beragam kegiatan hiburan, Pemerintah Kota Baubau berharap perayaan HUT ke-25 ini memberi manfaat lebih luas, baik dalam menjaga ruang publik, maupun menggerakkan ekonomi masyarakat.
Sebab, kemeriahan sebuah kota bukan hanya terlihat dari ramainya acara, tetapi juga dari lingkungan yang terawat, usaha kecil yang mendapat kesempatan, dan masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Petugas kebersihan tampak mengangkut tumpukan sampah yang dikumpulkan para ASN dengan truk bermuatan penuh. Sementara mobil crane juga terlihat sibuk menghiasi pepohonan dengan lampu warna-warni.









Komentar