Satgas Covid-19 Baubau: “Jangan Takut Divaksin”

dr Lukman SpPD

Kasamea.com

Satuan Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Satgas Covid-19) Kota Baubau mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut menjalani vaksinasi. Hal ini disampaikan, menyusul kabar duka seorang guru
LHN (54) yang meninggal dunia beberapa jam usai disuntik vaksin sinovac.

Juru bicara Satgas Covid-19 Baubau, dr Lukman spPD, menjelaskan, Almarhum menjalani proses atau tahapan sebelum disuntik vaksin. Termasuk screaning (skrining), pengambilan data, dan penandatanganan
persetujuan vaksinasi. Petugas telah menjalankan vaksinasi sesuai prosedur.

Menurut Lukman, Almahum memiliki riwayat penyakit diabetes, neoropati periver, juga sakit asma.

“Tidak ada tanda atau gejala yang muncul pada korban, usai pemberian vaksin. Pantauan sudah dilakukan hingga 30 menit sejak pemberian vaksin,” jelas Lukman, Jumat (21/5).

Dokter spesialis penyakit dalam ini, mengatakan, gejala ikutan biasanya terjadi dimenit-menit awal usai melakukan vaksinasi. Dibawah 30 menit, usai disuntik. Sehingga pihaknya memastikan, Almarhum meninggal dunia, tidak terkait dengan pemberian vaksin covid-19. Almarhum meninggal dunia karena ada penyakit penyerta. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Almarhum batuk-batuk dan sesak nafas. Kemudian tak sadarkan diri, dan dibawa ke rumah sakit.

[Red]

Komentar