Pelantikan Pengurus PMI Baubau: Energi dan Semangat Baru Optimalisasi Pelayanan Kemanusiaan

Baubau

Pelantikan pengurus Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Baubau menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi sosial tersebut ditengah masyarakat. PMI harus hadir tanpa menunggu permintaan, terutama dalam menjawab kebutuhan kemanusiaan yang mendesak.

Yusman Fahim

 

Hal itu ditekankan Ketua PMI Kota Baubau, Yusman Fahim, dalam pidato sambutannya, Selasa 14 April 2026. Bahwa PMI merupakan organisasi yang memiliki tanggung jawab besar dalam membantu masyarakat, khususnya dalam situasi darurat, penanggulangan bencana, serta pelayanan kesehatan.

“PMI harus selalu siap dan hadir ditengah masyarakat, bahkan sebelum terjadi sesuatu. Kita harus mampu mengantisipasi dan menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan masyarakat,” ujarnya.

Yusman menegaskan bahwa pelantikan adalah titik awal komitmen baru dengan energi dan semangat baru bagi seluruh jajaran PMI Kota Baubau, untuk semakin tulus dalam menjalankan misi kemanusiaan. Peran PMI tidak hanya terbatas pada penanggulangan bencana dan pelayanan kesehatan, tetapi juga dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian dan kemanusiaan ditengah kehidupan masyarakat.

Tak lupa Yusman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Baubau atas dukungan yang telah diberikan dalam pengembangan PMI, termasuk dalam proses penguatan kelembagaan dan pelayanan.

“Saat ini Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Baubau tengah dalam proses administrasi dan perizinan. Diharapkan dalam waktu dekat seluruh proses tersebut dapat segera rampung, sehingga pelayanan dapat berjalan optimal,” semangatnya.

Anggota DPRD Sultra tersebut juga mengharapkan dukungan dari PMI Sultra, serta seluruh stakeholder di Kota Baubau, termasuk instansi pemerintah, Kepolisian, TNI, OPD, hingga relawan. Untuk bersama-sama meningkatkan pelayanan kemanusiaan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan darah di Kota Baubau yang cukup tinggi, baik di rumah sakit pemerintah maupun swasta.

“Ketersediaan darah tidak boleh kosong, ini adalah kebutuhan vital masyarakat. Sehingga semua pihak harus terlibat dalam mendukung ketersediaannya,” tegasnya.

Wa Ode Hamsinah Bolu

 

Sementara itu, Wakil Walikota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, menyebut PMI sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjalankan misi kemanusiaan ditengah masyarakat.

“Pelantikan ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi simbol penguatan komitmen kita semua dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan melalui PMI,” ujarnya.

Hamsinah memberikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran pengurus PMI sebelumnya, atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam mendukung Pemerintah Kota Baubau, khususnya melalui berbagai aksi kemanusiaan yang telah dirasakan langsung oleh masyarakat.

“PMI Baubau memiliki peran yang sangat strategis dan tidak tergantikan ditengah masyarakat. Keberadaannya menjadi garda terdepan dalam berbagai aksi sosial dan kemanusiaan, mulai dari penanganan bencana hingga pelayanan kesehatan,” tambahnya.

Menurut Hamsinah, kebutuhan darah di Kota Baubau terus meningkat. Hal ini tidak terlepas dari peran RSUD Kota Baubau sebagai rumah sakit rujukan bagi wilayah kepulauan sekitar, yang berdampak langsung pada tingginya permintaan darah.

“Kita sering mendengar masyarakat kesulitan mencari darah. Oleh karena itu, PMI harus mampu meningkatkan kapasitas penyediaan stok darah, sehingga kebutuhan dapat terpenuhi tanpa harus selalu mencari donor secara mendadak,” jelasnya.

Ia pun berharap, kedepan PMI Kota Baubau dapat memodernisasi sistem pengelolaan darah, termasuk memperkuat bank darah, agar ketersediaan tetap terjaga dan tidak mengalami kekosongan. Selain itu, secara kelembagaan PMI juga didorong untuk terus meningkatkan kapasitas melalui pelatihan, serta memperluas jangkauan donor darah, khususnya dengan menyasar donor pemula dari kalangan generasi muda.

“Perlu ada langkah lebih agresif untuk menjaring donor pemula, misalnya dengan masuk ke sekolah-sekolah SMA dan SMK, karena mereka sudah memenuhi syarat usia untuk menjadi pendonor,” tambahnya.

Terkait UTD, Hamsinah juga menyinggung pentingnya penguatan kelembagaan agar dapat dikelola secara optimal oleh PMI Kota Baubau. Kata dia, Pemerintah Kota Baubau akan memberikan dukungan penuh terhadap penguatan PMI, baik dari sisi anggaran maupun kolaborasi dengan berbagai pihak.

“PMI adalah mitra strategis pemerintah. Karena itu, kami akan terus mendukung kerja-kerja kemanusiaan, demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Kota Baubau,” pungkasnya.

Pelantikan pengurus baru ini, PMI Kota Baubau diharapkan semakin solid dan mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kemanusiaan yang cepat, tepat, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Pelantikan pengurus Markas PMI Kota Baubau dihadiri Wakil Walikota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, Sekda La Ode Darus Salam, Pimpinan OPD serta tokoh masyarakat.

(Redaksi)

 

Komentar