Drs Asrun Lio MHum PhD
Kendari
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara (Disdikbud Sultra) rupanya tidak tinggal diam menyikapi tawuran pelajar yang belum lama ini terjadi di Kota Baubau, juga di Kabupaten Buton Selatan (Busel). Tawuran yang sempat menyita perhatian publik, mengganggu kenyamanan dan ketertiban tersebut, diduga melibatkan pelajar putih abu-abu.
Dibawah kepemimpinan Kepala Disdikbud Sultra, Asrun Lio, segera mengambil langkah tegas.
Asrun Lio mengaku belum menerima laporan Kepala Sekolah (KS) atas tawuran pelajar dimaksud. Namun begitu, terlebih dahulu Ia akan mengkonfirmasi.
Kata Asrun Lio, setiap kejadian di daerah ditangani langsung oleh Kantor Cabang Disdikbud Sultra yang ada di Kabupaten/Kota, berkoordinasi langsung dengan satuan Pendidikan.
Asrun Lio memastikan, pihaknya segera mencari tahu permasalahan apa, dan bagaimana membangun komunikasi yang baik, atau memfasilitasi pihak-pihak bertikai.
“Kita akan investigasi sampai ke sana. Jika terbukti ada kelalaian manajemen Sekolah, maka akan dijadikan bahan evaluasi oleh tim pertimbangan pengangkatan dan pemberhentian KS, sesuai dengan tingkat kelalaiannya,” tegasnya.
Terkait sangsi atas kelalaian KS (bila terbukti lalai atas terjadinya tawuran pelajar), Asrun Lio menegaskan, sangsi terberat adalah diberhentikan dari jabatan sebagai KS, jika terbukti ada pelanggaran berat. Dan sangsi paling ringan adalah teguran tertulis.
Pantauan Kasamea.com, dalam sepekan ini terjadi tawuran diduga melibatkan pelajar SMAN dan SMKN. Selasa (18/1/22) siang hari, Aparat Kepolisian Resort (Polres) Baubau, menggunakan mobil Patroli, sigap membubarkan kerumunan usia anak, yang diantaranya banyak berseragam putih abu-abu. Mereka tampak berlarian di Stadion Betoambari Baubau.
Di jalan raya area Stadion Betoambari ini pula, seorang siswa SMKN terlihat terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya, karena ditendang pelajar berseragam putih abu-abu, yang berboncengan menggunakan dua sepeda motor matic. Sempat terjadi pemukulan, namun aksi tidak terpuji tersebut langsung dilerai warga yang ada ditempat kejadian. Pelajar pelaku pemukulan langsung tancap gas melarikan diri.
Tak lama, aparat Polres Baubau langsung mendatangi TKP, dan mengamankan pelajar korban pemukulan, juga sepeda motornya.
Dihari yang sama, diduga perkelahian pelajar juga terjadi di jalan poros Batauga Busel. Kejadian ini juga sempat menarik perhatian publik, khususnya warga setempat, dan para pengendara yang melintas. [Red]
“Tawuran Pelajar, Disdikbud Sultra Tindak Tegas”









Komentar