Catatan LM. Irfan Mihzan
Pendiri-Pemimpin Redaksi Kasamea.com
Baubau
Umat muslim memadati kawasan pesisir Pantai Kamali Kota Baubau pada pelaksanaan salat Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu 21 Maret 2026. Dalam balutan hangatnya mentari pagi, berpayung teduh langit biru maha sempurna, dengan hamparan sajadah berderet rapi menjadi alas jamaah yang membentuk barisan panjang, menciptakan panorama religius yang sarat makna kebersamaan dan kemenangan, setelah sebulan penuh menjalankan ibadah dibulan nan suci, Ramadan.

Walikota Baubau Yusran Fahim dan Ketua DPRD Kota Baubau Adrin Jufri turut menjadi makmum membersamai ribuan muslimin dan muslimat, yang hadir untuk menyembah, berserah diri, mengikuti rangkaian ibadah, membaur tanpa sekat dalam suasana penuh kekhidmatan.
Jamaah berdatangan dari berbagai penjuru kota, mereka membawa sajadah masing-masing, lalu secara tertib menempati ruang-ruang yang telah disiapkan. Pemandangan ini menghadirkan harmoni visual antara warna-warni sajadah, busana muslim dengan berbagai motif juga warnanya, berpadu latar laut yang tenang.

Berdesir arus kecil berbisik ditepian pantai bentukan Amirul Tamim diera kepemimpinannya sebagai Walikota Baubau tersebut, seolah menjadi irama alami yang mengiringi lantunan takbir, tahmid, dan tahlil yang menggema. Nuansa spiritual pun semakin terasa, tatkala gema suara jamaah bersatu menciptakan getaran keimanan yang menyentuh relung hati.
Serentak dalam gerak harmoni kian merelung jiwa, jamaah mengikuti Imam melafazkan Allahu Akbar “Allah Yang Maha Besar”, menggemuruhkan Amin “terimalah; kabulkanlah; demikianlah hendaknya. Kemudian, dalam posisi iftirasy duduk diantara dua sujud disertai tuma’ninah, hingga mengangkat kedua tangan seraya memohon ampunan serta rahmat kepada Allah SWT, memelas kasih sang Illahi.
Manusia sebagai hamba Allah SWT yang dicipta untuk menyembah hanya kepada Allah SWT, kemuliaan manusia disisi Allah SWT semata hanyalah ketakwaan.
Semakin dalam lagi nuansa spiritualitas meliputi suasana, ketika khutbah Idul Fitri Khatib mengajak umat untuk menjadikan momen kemenangan ini sebagai titik balik dalam memperkuat keimanan dan ketakwaan. Nilai-nilai Ramadan diharapkan tidak berhenti sebagai ritual tahunan, melainkan menjadi fondasi dalam kehidupan sosial dan pemerintahan yang berkeadilan.

Walikota Yusran Fahim mengungkapkan harapannya, bahwa Idul Fitri menjadi momentum mempererat persatuan masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai kebersamaan, toleransi dan kepedulian sosial, sebagai bagian dari semangat kemenangan.
“Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi juga refleksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Sekaligus memperkuat komitmen dalam membangun daerah yang kita cintai bersama,” ungkapnya saat dwawancarai usai salat Ied.
Umara yang sekian purnama akrab disapa pak Haji ini juga menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat, dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Menurutnya semangat Ramadan harus menjadi energi kolektif dalam menghadapi berbagai tantangan kedepan.
”Terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi untuk mengamankan Kota Baubau, sehingga setiap momen-momen yang kita butuhkan peran masyarakat, bisa membawa Baubau yang lebih baik, lebih sejahtera. Itu yang kami harapkan. Alhamdulillah keadaan aman, tentram, begitu juga takbiran semalam Alhamdulillah semua baik,” ucapnya, khas dengan intonasi datar.
Atas nilai-nilai Idul Fitri yang dapat terus menjadi pegangan, dilanjutkan dalam keseharian, Walikota Yusran Fahim menekankan untuk menyongsong hari-hari kemudian, dimana masyarakat sebelumnya telah menjalankan ibadah puasa. Ia mengajak untuk bersama-sama melakukan yang terbaik, agar masyarakat seterusnya merasa lebih tentram, merasa lebih aman.
Pelaksanaan salat Idul Fitri di Pantai Kamali ini tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga simbol persatuan dan harapan. Ditengah hamparan sajadah dan langit cerah, tersirat doa dan harapan, agar Kota Baubau senantiasa diberkahi kedamaian, kemajuan serta kepemimpinan-penyelenggaraan pemerintahan yang amanah.
(Redaksi)









Komentar