oleh

Babak Baru Peradilan Wartawan Sadli, Puluhan Advokat Siap Membela

BAU-BAU

Proses peradilan yang dijalani Wartawan Moh Sadli Saleh kini memasuki babak baru. Bak pepatah “patah tumbuh hilang berganti, mati satu tumbuh seribu,” kini, puluhan Advokat menyatakan kesiapan melakukan pembelaan, menyusul mundurnya empat Advokat yang sebelumnya menjadi Penasehat Hukum / Kuasa Hukum Sadli. Kesiapan para Advokat untuk melakukan pembelaan terhadap Sadli dalam menghadapi perkara hukum ini, dipastikan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari, melalui salah seorang anggotanya, Riza Salman.

Seperti diketahui, bahwa AJI Kendari yang mendampingi Sadli, diawal perkara Sadli mulai dimejahijaukan, menyusul PWI Pusat, yang juga turun gunung langsung, menghadirkan Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan, H Ocktap Riyadi, menjadi Saksi Ahli Pers dalam persidangan Sadli, dan hingga saat ini masih setia mendampingi / mengawal proses peradilan Sadli.

Riza mengatakan, saat ini AJI Pusat dan keluarga Sadli masih merundingkan, siapa Advokat yang akan mendampingi Sadli, dalam beberapa sidang berikutnya, hingga inkrahnya kasus ini.

“Sudah ada beberapa tim pengacara yang siap membantu, namun kita masih menunggu instruksi AJI Pusat, apakah akan dilakukan advokasi terbuka atau bagaimana. Tetapi yang pasti akan ada pengacara lokal,” ungkap Riza kepada Kasamea.com, Sabtu (14/3/20).

Berita terkait

Riza enggan berkomentar banyak tentang mundurnya empat Advokat yang sebelumnya menjadi Kuasa Hukum Sadli. Sebab menurutnya, yang terpenting saat ini, bagaimana agar Sadli bebas, dengan mendapat pendampingan dari para profesional Advokat.

“Mereka mundur karena alasan prinsipal dan kami sangat menjunjung tinggi hal tersebut. Yang pasti kita akan dampingi Sadli hingga kasus ini tuntas,” tegasnya.

Kata Wartawan Freelance yang karya Jurnalistiknya kerap dimuat di media Nasional maupun media Internasional ini, dalam waktu dekat Tim Advokasi Sadli segera dibentuk, menindaklanjuti persidangan selanjutnya yang akan digelar pada, Selasa (16/3/20), di Pengadilan Negeri Pasarwajo, Buton, dengan agenda pembacaan Tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (JPU Kejari) Buton. Juga beberapa kali sidang berikutnya.

[RED]

Komentar

News Feed