Baubau Juara Umum Kejurda Atletik, Angin Segar Dio Aldiansyah Pimpin KONI Ukir Sejarah Baru

Kendari

Kota Baubau sukses keluar sebagai juara umum pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2025. Sebuah Kejurda bergengsi yang digelar di Lapangan Benu-Benua, Kendari, 13–15 Juni. Prestasi ini merupakan angin segar bagi kepemimpinan Dio Aldiansyah sebagai ketua umum KONI Kota Baubau, yang telah berkomitmen akan mengukir sejarah baru bagi kemajuan dunia olahraga di negeri Sara Patanguna.

Totalitas dalam semangat juang yang tinggi, Kontingen Kota Baubau tampil dominan dengan meraih total 24 medali dengan rincian 8 emas, 8 perak, dan 8 perunggu. Sedangkan posisi kedua diraih Kabupaten Konawe Utara dengan 7 emas, 4 perak, dan 4 perunggu, disusul Kota Kendari posisi ketiga dengan koleksi 6 emas, 5 perak, dan 4 perunggu.

Sekretaris Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Baubau, sekaligus Kepala Pelatih Atletik, La Nusuri, mengaku bangga dan mengapresiasi perjuangan atlet-atlet muda Kota Baubau, yang tampil luar biasa sejak hari pertama hingga penutupan.

Pada hari pertama lomba, atlet Kota Baubau langsung menunjukkan tajinya dengan mengoleksi 9 medali masing-masing 2 emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Medali emas disumbangkan oleh Tasya (400 meter putri U-18) dan Muh. Ibra (400 meter putra U-18).

Tiga medali perak diraih oleh Muh. Ridho (10.000m jalan cepat senior), Yasmin Azahra Rasyid (400m U-16), dan Mulana (lompat jauh senior). Sementara empat perunggu lainnya didapat dari nomor 400 meter dan jalan cepat U-16 hingga senior.

Dihari kedua, perolehan medali Kota Baubau semakin bertambah. Para atlet berhasil mengunci 7 emas, 8 perak, dan 7 perunggu di hari kedua. Nama-nama seperti Ahmad Fendi (lempar lembing senior) dan Wa Reni Anggi Kesuma (800 meter U-18 putri) kembali memperkuat dominasi Kota Baubau.

Tasya, yang sebelumnya meraih emas di hari pertama, kembali menyumbang perak pada nomor 800 meter. Atlet-atlet muda lainnya seperti Zellin Adelia, Rafi Arzeti, dan Muh. Dzul Fakhri juga tampil konsisten.

Momentum juara umum dikunci pada hari terakhir, Minggu (15/6), usai menambah koleksi menjadi genap 8 emas, 8 perak, dan 8 perunggu. Salah satu penentu adalah emas yang dipersembahkan oleh Wd. Nur Zahri Qhomairah di nomor jalan cepat 5.000 meter.

Sementara itu, medali perunggu ditambah dari nomor estafet campuran 4×400 meter yang diperkuat Muh. Ibra, Wa Reni, Rafi Arzeti, dan Tasya.

Ketua KONI Kota Baubau, Dio Aldiansyah, mengungkapkan apresiasi yang tinggi atas pencapaian luar biasa para atlet dan pelatih dalam Kejurda kali ini. Baginya prestasi ini adalah hasil kerja keras, dedikasi, dan semangat juang tinggi yang ditunjukkan seluruh tim.

“Prestasi ini sangat membanggakan, Kota Baubau berhasil menunjukkan kualitas atletik yang luar biasa. Kami dari KONI tentu akan terus mendukung pengembangan dan pembinaan atlet-atlet muda, agar bisa melangkah lebih jauh ketingkat provinsi maupun nasional,” ungkap anak muda visioner ini.

Kepala Pelatih Atletik, La Nusuri berharap prestasi ini menjadi perhatian serius bagi para pemangku kepentingan, khususnya KONI dan Pemerintah Kota Baubau.

“Kami berharap perhatian dan dukungan terhadap olahraga, khususnya atletik, bisa lebih ditingkatkan. Agar pembinaan semakin intensif dan atlet-atlet potensial terus berkembang,” harapnya.

Kejurda ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Sultra, Ir Hugua, dan diikuti oleh ratusan atlet dari berbagai kabupaten/kota se-Sultra. (Redaksi)

Komentar