Baubau
Ratusan warga Kota Baubau memadati tepian pantai Kotamara, tepat disamping tugu pahlawan nasional Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi (Oputa yii koo), untuk memeriksakan kesehatan secara gratis. Mereka tertib mengantri menunggu giliran pemeriksaan dari para dokter – tenaga kesehatan yang melayani dengan penuh keramahan.
Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Kesehatan menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yakni Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang digelar dengan tajuk bernuansa kearifan lokal Makesa (Bahasa wolio berarti Cantik – Bagus – Hal baik), Makesa adalah singkatan “Mari Cek Kesehatan”.
Pemilihan lokasi ditepi pantai Kotamara ini dinilai sangat baik secara fisik dan mental bagi seluruh yang hadir dalam giat sosial kemasyarakatan tersebut, sebab bisa sekaligus menikmati panorama tepi laut nan biru, dibawah payung langit teduh nan cerah memikat, serta lingkungan yang asri.
Pemkot Baubau mendapat apresiasi dari Deputi Bidang Materi Komunikasi dan Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office-PCO) Isra Ramli, yang melakukan kunjungan kerja di negeri Sara Patanguna selama dua hari. Isra Ramli ditemani tiga orang tenaga ahli, turun langsung memantau progres implementasi Asta Cita dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto.
“Pemilihan lokasi program ini berupaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Warga yang sedang berolahraga atau aktivitas lain di Kotamara dapat langsung bertemu dokter, bahkan apoteker untuk berkonsultasi mengetahui apa yang sebaiknya dilakukan setelah ikut CKG,” kata Isra Ramli, Sabtu 14 Juni 2025.
Isra Ramli menguraikan bahagia adalah pilihan setiap orang, namun kebanyakan orang akan sulit untuk bahagia apabila fisiknya sakit. Rasa sakit pasti membuat orang sering mengeluh, yang dapat mengganggu kesehatan mentalnya. Karena itu, sehat menjadi penting, agar membuat orang bisa bersykukur dan bahagia.
“Nah, sehat secara fisik harus diperiksakan, lalu diobati, untuk kemudian juga mendapatkan sehat secara mental,” ungkapnya.
Ia mencontohkan warga yang berekreasi di Kotamara tentunya bertujuan untuk mendapatkan kebahagiaan atau ketenangan mental. Masyarakat yang sehat secara fisik dan mental akan lebih produktif, sehingga akan mudah mengikuti kegiatan ekonomi, yang secara tak langsung turut membangun perkembangan daerah.
Deputi PCO juga mengingatkan warga Kota Baubau jangan mudah terpengaruh informasi-informasi di media sosial yang belum tentu kebenarannya atau yang biasa disebut hoaks. Terlebih yang mengandung disinformasi fitnah dan ujaran kebencian (DFK).
“Menyehatkan informasi ini penting bagi kesehatan mental. Hari-hari ini, banyak di media sosial informasi yang membuat orang sedih, takut atau khawatir. Padahal sebenarnya tidak sedemikian mengkhawatirkan, kerena tak berhubungan langsung dengan kita. Mudahan orang Baubau tidak begitu, bisa membedakan realitas yang langsung berpengaruh atau tidak,” harapnya.
Ditempat yang sama, Walikota Baubau H Yusran Fahim yang hadir didampingi Wakil Walikota Wa Ode Hamsinah Bolu dan Pj Sekda Meizat Amril Tamim, mengatakan, Makesa adalah pelaksanaan program CKG yang diperluas, tak hanya pasif menerima warga di puskesmas-puskesmas. Secara jemput bola, Makesa digelar di ruang publik, seperti kali ini di areal car free day (CFD) Kotamara.
Makesa kali ini adalah yang kedua kalinya diselenggarakan, setelah bulan lalu dilauching dan dihadiri langsung oleh Walikota Yusran Fahim. Selain CKG di Kotamara, Makesa juga dilaksanakan pada sejumlah titik pemukiman penduduk yang relatif jauh dari puskesmas. Seperti di Kelurahan Lobalawa yang berlokasi di ujung kota berbatasan kabupaten tetangga, yang juga ditinjau langsung Walikota Yusran Fahim Wakil Walikota Hamsinah Bolu dan Deputi PCO Isra Ramli.
Makesa Gratis, baik yang dilakukan di Kotamara maupun yang berlangsung di wilayah pemukiman jauh dari puskesmas, adalah upaya memperluas layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kota Baubau. CKG jemput bola ini diharapkan dapat mengurangi beban layanan puskesmas.
Walikota Yusran Fahim mengajak semua warga Kota Baubau agar memanfaatkan Makesa Gratis.
“Jangan menunggu sakit parah hingga harus ke rumah sakit, kalau kita sehat apapun bisa dikakukan untuk hal-hal yang produktif. Kita harus hidup sehat dulu untuk mencapai segala-segalanya, jangan sampai kita MPP alias mati pelan-pelan karena tidak menjaga kesehatan,” ajaknya. (Redaksi)
















Komentar