oleh

BMS Apresiasi Polres Bau-Bau Tangkap Terduga Penganiaya Remaja Puteri Hingga Tewas

BAU-BAU

Profesionalitas Kepolisian Resort (Polres) Bau-Bau dalam pengungkapan tindak kriminal penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa dua remaja puteri WI dan WD di Kota Bau-Bau terus mendapat apresiasi masyarakat. Penghargaan yang tinggi juga datang dari Organisasi Barisan Muda Saliwu (BMS) Lipu Katobengke, seperti diungkapkan Ketua BMS Lipu Katobengke Irwan, melalui Wakil Ketua Bidang Eksternal, Adam Jalus.

Adam mengungkapkan, sebelumnya masyarakat digegerkan penemuan dua jasad perempuan ditempat yang berbeda, yakni di kawasan Simpang Lima Jalan Palagimata, dan di kawasan Pantai Lakeba. Kini masyarakat Kota Bau-Bau dapat kembali beraktivitas dengan tenang, tanpa ada rasa kekhawatiran terhadap situasi keamanan Kota Bau-Bau, yang sempat dianggap sedang tidak dalam keadaan kondusif. Karena terduga pelaku sudah ditangkap.

Adam menuturkan, saat proses evakuasi korban, juga turut andil aparat Pemerintah Kota Bau-Bau, Camat dan Lurah, termasuk pula masyarakat sekitar TKP.

“Mulai dari evakuasi jenazah korban, pengungkapan identitas, sampai dengan pengungkapan dan penangkapan terduga pelaku, semua dilakukan dengan begitu responsif, sehingga menjadi suatu hal yang baik dalam hal penegakan hukum di Kota Bau-Bau,” nilainya.

Selain itu, Adam juga memberikan apresiasi atas sikap pihak Polres Bau-Bau yang melayat di rumah duka, sebagai wujud bela sungkawa. Adam berharap, semoga hal seperti ini terus terjadi, agar penanganan kasus-kasus hukum dapat berjalan maksimal dan melahirkan kepastian, keadilan, dan kemanfaatan, sebagaimana tujuan dari hukum itu sendiri.

Ia juga berharap, perkara ini terus diusut dan ditangani secara profesional, tuntas dan terbuka, terlebih bahwa kasus ini menyedot begitu banyak perhatian publik Kota Bau-Bau, sehingga tidak salah banyak spekulasi yang berkembang sehingga melalui penanganan yang profesional, tuntas dan terbuka dapat memberikan jawaban kepada seluruh masyarakat Kota Bau-Bau.

BSM juga memberikan apresiasi kepada pemerintahan setempat, dalam hal ini Camat, Lurah Lipu dan Lurah Katobengke yang terlibat secara aktif pada saat evakuasi jenazah di Lakeba, dimana kondisi pada saat itu adalah medan sulit yang dihadapi oleh tim evakuasi, sehingga mengharuskan tim untuk berenang dalam melakukan evakuasi.

“Hal tersebut tidak menyurutkan antusias dari pemerintahan setempat untuk ikut serta dalam melakukan evakuasi,” tutup Adam.

[RED]

Komentar

News Feed