oleh

Game Online PUBG Berujung Pembacokan

BAU-BAU

Kejadian yang cukup mengejutkan, game online PUBG yang umumnya menjadi hiburan, dan tak jarang banyak orang bahkan ketagihan karena asyik dan serunya permainan ini, justru dapat membawa petaka. Seperti yang terjadi di Kelurahan Wajo Kecamatan Murhum Kota Bau-Bau, menimpa korban seorang pemuda bernama Rahmat (19), yang dianiaya dan kena bacok.

Penganiayaan dipicu ketersinggungan, amarah pelaku, karena korban mengeluarkan kata-kata yang dianggap makian oleh pelaku. Pelaku tersinggung, dan langsung naik pitam, melakukan penaniayaan terhadap korban, di sebuah warung, Kamis (10/10/19) lalu, sekitar Pukul 02.00 Wita dinihari.

Dalam konferensi pers, Rabu (13/11/19), Kasubag Humas Polres Bau-Bau Iptu Suleman mengatakan, makian korban pada PUBG membuat pelaku S (20) dan GS (21) tersinggung. Keduanya kala itu hendak makan mie siram di salah satu warung (simpang 4 masjid Wajo), ditempat yang sama korban tengah bermain game online PUBG. Pelaku S tiba-tiba memukul korban, disusul pelaku GS, berlanjut dengan pengeroyokan.

Korban yang merasa kewalahan, dan terdesak, akhirnya melarikan diri. Namun, belum sempat lari menjauh, korban dibacok T, pelaku lainnya, menggunakan pisau pengiris daging. Usut punya usut, dua diantara pelaku ternyata masih tetangga korban.

“Pelaku T malah bingung saat mendengar teriakan S dan GS untuk menahan seseorang. Karena kebetulan korban melintas didepannya, pelaku T spontan langsung membacok korban sebanyak tiga kali dengan lima luka,” jelas Suleman.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Murhum Polres Bau-Bau Aipda Muslimin Azis mengatakan, pelaku S sempat meminta maaf pada korban, karena salah paham pada korban. Namun, pelaku GS tetap memukul korban, yang akhirnya pelaku S juga kembali memukul korban, dan terjadilah pengeroyokan.

“Merasa kewalahan korban akhirnya melarikan diri. Ternyata, korban bertemu pelaku T yang baru saja pulang kerja sambil memegang pisau pengiris daging. T langsung membacok korban,” kata Muslimin.

Ketiga pelaku saling memiliki hubungan keluarga, merupakan saudara sepupu. Dan rumah mereka saling berdekatan.

Ketiga pelaku sudah diamankan di Polsek Murhum Polres Bau-Bau. Ketiganya terancam dengan Pasal 170 ayat (2) ke 1e KUHP tentang kekerasan secara bersama dimuka umum. Dengan ancaman penjara selama 7 Tahun.

[RED]

Komentar

News Feed