BAUBAU
Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) menggelar Kande-kandea untuk menjamu 4 mahasiswa dari luar negeri yang sudah seminggu berada di Kota Baubau. Kehadiran 4 mahasiswa ini dalam rangka program Internasionalisasi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.
Rektor UM.Buton Dr Wa Ode Alzarliani SP MM menanggapi Kande-kandea merupakan kegiatan yang sangat positif dan membahagiakan.
“Saya sangat senang dengan kekompakan Dosen-Dosen untuk menggelar kegiatan ini, dan melalui kegiatan ini juga kita memperkenalkan budaya Kande-kandea kepada tamu-tamu kita,” ucapnya.
Dari program Internasionalisasi dan Kande-kandea ini Zarliani berharap dapat menjaring mahasiswa dari luar negeri untuk berkuliah di UM Buton.
“Apabila ada mahasiswa asing kuliah di Universitas Muhammadiyah Buton maka akreditasi Kampus juga akan mudah kita peroleh,” kata Zarliani.
Sekitar 20 talang berisi makanan khas Baubau, seperti Lapa-lapa, Onde-onde, Cucuru, Hole-hole, Baruasa, dan masih banyak lagi jenis hidangan yang disuguhkan, Sabtu (13/7), di kampus UM Buton.
Salah seorang mahasiswa asal Tajikistan Habib mengungkapkan, Ia sangat senang berada di UM Buton.
“Senang sekali, orangnya ramah-ramah dan seperti berada dinegara saya Tajikistan. Masakannya juga enak-enak, saya suka makanan Indonesia,” kata Habib.
Tak hanya budaya Kande-kandea, para mahasiswa program Internasionalisasi ini juga disambut dengan tari Mangaru, tari Balumpa, dan tari Kalegoa.
Disaat yang sama juga Rektor UM Buton memberi cendramata berupa sarung tenun khas Buton kepada 4 mahasiswa asal China, Arab Saudi, Tajikistan.
Melalui program Internasionalisasi Universitas Ahmad Dahlan ini, mahasiswa tiga negara ini nantinya akan mengenal lebih dekat Budaya Buton/Baubau di UM Buton.
[RIDWAN – editor LAMIM]









Komentar