oleh

Gerakan Sadar PO- 5 Dinas Pendidikan Baubau Donasi Beras 3,4 Ton

kasamea.com BAU-BAU

Melalui Gerakan Sadar PO- 5, Dinas Pendidikan Kota Baubau mengumpulkan dana untuk membantu warga, khususnya para orang tua siswa yang rentan terdampak secara perekonomian, disebabkan corona virus disease (covid-19).

Dikoordinir langsung Kepala Dinas Pendidikan, Abdul Karim, berhasil mengumpulkan donasi diinternal lingkungan Dinas Pendidikan, Rp 30juta.

Donasi yang terkumpul dari para Kepala Sekolah, guru-guru, juga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pendidikan, kemudian dibelanjakan kebutuhan pokok berupa beras. Bantuan tersebut diserahkan Sekretaris Daerah Kota Baubau Dr Roni Muhtar MPd, mewakili Wali Kota Baubau, di halaman kantor Dinas Pendidikan, Jumat (17/4/20).

Roni Muhtar sangat mengapresiasi respon, rasa kebersamaan, kekeluargaan, gotong royong Dinas Pendidikan atas pandemi global saat ini. Menurutnya, yang dilakukan Dinas Pendidikan merupakan contoh yang baik, untuk ditiru Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Roni Muhtar, yang juga selaku juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid – 19 Kota Baubau mengatakan, bantuan ini merupakan rangkaian kepedulian Pemerintah Kota Baubau kepada masyarakat. Yang sebelumnya, urunan uang dari kantong pribadi juga telah dilakukan Wali Kota Baubau dengan menyumbangkan dua bulan gajinya. Yang selanjutnya disambut baik jajaran Pemerintah Kota Baubau, yang ikut menyumbangkan uang, termasuk pula dirinya sebagai Jenderal ASN di Kota Baubau. Alhasil dana terkumpul Rp 250.000.000 lebih, digunakan untuk membeli Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis.

Roni Muhtar merasa terharu, dan bangga, melihat banyaknya pihak yang telah dan terus berkontribusi, saling meringankan beban, memberi dukungan moril, juga materil, dalam upaya melawan pandemi global wabah Covid-19.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan, Abdul Karim, menjelaskan, bantuan sosial yang dikemas dalam Gerakan Sadar PO- 5, yang diperuntukkan bagi para orang tua siswa di Kota Baubau ini, disalurkan berupa beras sebanyak 3,4 Ton.

Inisiasi donasi ini, kata Abdul Karim, berawal dari rapat terkait penanganan pencegahan penyebaran covid-19 beberapa waktu lalu, bersama Wali Kota Baubau. Kemudian pihaknya menindaklanjuti dengan menggelar rapat bersama para Kepala Sekolah. Para Kepala Sekolah bersepakat bersama guru-guru menyumbang secara sukarela.

“Uang yang terkumpul 30 juta rupiah, dan dibelikan beras, yang selain diberikan kepada para orang tua siswa yang kurang mampu, juga diberikan kepada para penjaga sekolah,” kata Abdul Karim.

Abdul Karim berharap, PO- 5 dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, terkhusus dalam kondisi bencana nasional seperti saat ini.

Turut hadir dalam penyerahan bantuan, Asisten I Sekretariat Daerah, Rahmad Tuta, serta pejabat lingkup Dinas Pendidikan Kota Baubau.

(Sumber: Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 / Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Baubau)

[RED]

Komentar

News Feed