oleh

Gugas Covid-19 Baubau Bentuk Tim Evakuasi Jenazah dan Beri Paket Bantuan

kasamea.com BAU-BAU

Setiap hari, setiap waktu, selama beberapa bulan pandemi covid-19 ini melanda, hingga kini memasuki tahapan New Normal, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Gugas Covid-19) Kota Baubau terus melakukan kerja nyata tiada henti.

Selain terus menurunkan tim penyemprotan disinfektan ruang-ruang publik, rumah-rumah warga, tim surveylens yang solid, yang tak kendor melakukan pemantauan, pengawasan, para OTG, ODP, PDP, serta tenaga kesehatan yang terus mendampingi proses penyembuhan, pemulihan para pasien positif, terkini, Gugas Covid-19 Kota Baubau membentuk tim evakuasi korban/jenazah.

Para personilnya, tim evakuasi korban / jenazah ini sebelum turun lapangan, terlebih dahulu dilatih oleh dan dari Satuan Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau.

Para personilnya telah siap, berjumlah 20 orang teridiri dari 4 wanita dan 16 laki-laki, dibagi dalam 2 tim kerja.

Pada hari Jumat 12 Juni 2020, mereka juga telah dipersiapkan untuk melakukan pemakaman seorang pasien dalam pengawasan (PDP), yang dimakamkan sesuai protokol.

Bantu Pekerja Rumah Sakit dan Rumah Sehat

Beberapa hari ini, Gugas Covid-19 Kota Baubau juga memberikan paket kebutuhan berupa beras, gula, dan minyak goreng, mie instan kepada para petugas keamanan di rumah sakit umum daerah (RSUD), dan rumah sehat terpusat (RST) covid-19 di rumah susun simpang lima Jalan Palagimata.

Selain petugas keamanan, paket kebutuhan juga diberikan kepada cleaning servis (petugas kebersihan), juga sopir mobil ambulance.

Sebanyak 48 paket kebutuhan diserahkan langsung Kepala BPBD Kota Baubau, selaku Wakil Sekretaris Gugas Covid-19, La Ode Muslimin Hibali SE MSi, Sabtu 13 Juni 2020.

“Sesuai arahan Ketua dan Sekretaris Gugas Covid-19 (Wali Kota Dr H AS Tamrin MH dan Sekda Dr Roni Muhtar MPd), kita terus bergerak sampai pandemi ini berakhir. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama peduli, bersama-sama melawan, memutus rantai sebaran virus ini, dengan terus memperhatikan, menjalankan protokol kesehatan. Tak lupa kita semua terus berdoa agar bencana non alam ini segera berakhir,” kata La Ode Muslimin Hibali, yang selama beberapa bulan ini tinggal di kantor BPBD Kota Baubau (tidak tidur, beraktivitas dan berkumpul bersama keluarga di rumahnya).

[RED]

Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed