oleh

Kasus Pencemaran Nama Baik Wali Kota Baubau, Dedi Ferianto: Upaya Hukum Tak Bertentangan dengan PO 5

Dedi Ferianto, S.H, C.M.L.

Kasamea.com Baubau

Kasus pencemaran nama baik Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin MH memasuki babak baru, setelah terungkapnya fakta dalam sidang Pra Peradilan yang dimohonkan Risky Ishak melawan Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra).

Fakta sidang Pra Peradilan tersebut, diduga ada keterlibatan pihak lain, selain Risky Ishak, dalam perkara dugaan tindak pidana penghinaan/ pencemaran nama baik Wali Kota Baubau. Fakta ini juga secara eksplisit tertuang dalam Putusan Praperadilan No. 4/Pid.Pra/2020/PN Bau.

Hal inilah yang mendasari, sehingga langkah hukum diambil terhadap pihak lain tersebut.

Hal ini diungkapkan Kuasa Hukum Wali Kota Baubau, Dedi Ferianto, S.H, C.M.L.

Menurut Dedi Ferianto, langkah hukum adalah hal yang wajar, tak bertentangan dengan nilai-nilai PO-5, dan merupakan hak warga negara yang harus dihormati semua pihak.

Dedi Ferianto memastikan, Wali Kota Baubau mengamini dan menyambut baik upaya Restorative Justice dalam setiap penanganan perkara ITE oleh Aparat Penegak Hukum. Sebagaimana Surat Edaran Kapolri No. SE/2/II/2021 tentang kesadaran budaya beretika untuk mewujudkan ruang digital Indonesia yang bersih, sehat dan produktif. Dengan syarat.

Kata Dedi Ferianto, Wali Kota Baubau bersedia memaafkan dan menyelesaikan kasus ini secara baik-baik dengan syarat: Sebagai upaya pengembalian nama baik Wali Kota Baubau yang terlanjur dicemarkan melalui media sosial, para pelaku penghinaaan/ pencemaran nama baik tersebut harus menyampaikan permohonan maaf dan mengakui kesalahannya kepada Wali Kota Baubau, secara terbuka di depan Media Cetak/Elektronik.

Sebagai pegangan dan jaminan bagi Wali Kota Baubau selaku korban dan Aparat Penegak Hukum yang menangani perkara a quo bahwa para pelaku tidak akan mengulangi perbuatannya, harus ada surat pernyataan secara tertulis yang dibuat oleh para pelaku.

“Jika syarat-syarat ini dapat dipenuhi, Bapak Wali Kota Baubau bersedia memaafkan dan menyelesaikan perkara ini secara baik-baik, begitupun sebaliknya,” urai Dedi Ferianto dalam press releasenya, Selasa (2/3/21).

Press Release Dedi Ferianto:

Menanggapi Pernyataan Ketua Posbakumadin Kota Baubau Adnan, SH pada media online Surya Metro.Com Tgl 1 Maret 2021, berjudul: AS Tamrin Kembali Laporkan Aktivis KNPI, Praktisi Hukum: Tindakannya Bertentangan Dengan PO-5.

Sebagai Kuasa Hukum Wali Kota Baubau, saya menyampaikan sebagai berikut:

Pertama, Bahwa Laporan di Polda Sultra tersebut berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan Praperadilan antara Risky Ishak melawan Polda Sultra bahwa ada dugaan keterlibatan pihak lain selain Risky Ishak dalam perkara dugaan tindak pidana penghinaan/pencemaran nama baik Walikota Baubau, fakta ini juga secara eksplisit tertuang dalam Putusan Praperadilan No. 4/Pid.Pra/2020/PN Bau. Sehingga langkah hukum yang diambil terhadap pihak lain tersebut adalah hal yang wajar saja, tidak bertentangan dengan nilai-nilai PO-5 dan merupakan hak warga negara yang harus di hormati semua pihak;

Kedua, Bapak Wali Kota Baubau mengamini dan menyambut baik upaya Restorative Justice dalam setiap penanganan perkara ITE oleh Aparat Penegak Hukum, Sebagaimana Surat Edaran Kapolri No. SE/2/II/2021 tentang kesadaran budaya beretika untuk mewujudkan ruang digital Indonesia yang bersih, sehat dan produktif. Dengan syarat:

Ketiga, Bapak Wali Kota Baubau bersedia memaafkan dan menyelesaikan kasus ini secara baik-baik dengan syarat:
a) Sebagai upaya pengembalian nama baik Bapak Wali Kota Baubau yang terlanjur dicemarkan melalui media sosial, para pelaku penghinaaan/pencemaran nama baik tersebut harus menyampaikan permohonan maaf dan mengakui kesalahannya kepada Bapak Wali Kota Baubau secara terbuka di depan Media Cetak/Elektronik.

b) Sebagai pegangan dan jaminan bagi Bapak Wali Kota Baubau selaku korban dan Aparat Penegak Hukum yang menangani perkara a quo bahwa para pelaku dengan tidak akan mengulangi perbuatannya, harus ada surat pernyataan secara tertulis yang dibuat oleh para pelaku;

Jika syarat-syarat ini dapat dipenuhi, Bapak Wali Kota Baubau bersedia memaafkan dan menyelesaikan perkara ini secara baik-baik, begitupun sebaliknya.

Demikian dan Terima Kasih

Dedi Ferianto, S.H, C.M.L.C
Kuasa Hukum Wali Kota Baubau
Cp: 0811 4037 393

[Red]

Komentar

News Feed