BNN Baubau Selidiki Narkoba Jenis Baru
Baubau
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Baubau meningkatkan kewaspadaan terhadap dugaan penyalahgunaan vape sebagai media baru peredaran narkotika, yang berpotensi menyasar kalangan pelajar dan mahasiswa. Meski peredaran narkoba di Baubau dinilai belum tergolong masif, BNN mulai meneliti kandungan sejumlah produk rokok elektrik yang beredar, untuk memastikan ada atau tidaknya zat narkotika.
BNN: Peredaran Narkoba Belum Masif, tetapi Tetap Diwaspadai
Kepala BNN Kota Baubau, Alamsyah, mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan, pola peredaran narkotika di daerah ini masih didominasi transaksi dalam jumlah kecil, dengan lokasi yang berpindah-pindah. Kondisi itu dinilai membutuhkan pengawasan lebih intensif, agar tidak berkembang menjadi jaringan yang lebih luas.
“Kalau dilihat kondisinya tidak terlalu parah. Yang kami temukan lebih banyak peredaran dalam jumlah kecil, dengan pola berpindah-pindah, sehingga membutuhkan pengawasan yang lebih cermat,” kata Alamsyah.
BNN Uji Hampir Seluruh Sampel Vape
Selain narkotika konvensional seperti sabu, yang masih menjadi barang bukti terbanyak, serta ganja dalam jumlah terbatas, BNN Kota Baubau kini menaruh perhatian terhadap vape, yang diduga dapat disalahgunakan sebagai media konsumsi narkotika. Langkah tersebut dilakukan, menyusul munculnya tren penyalahgunaan rokok elektrik di sejumlah daerah.
Alamsyah mengungkapkan, sekitar 90 persen sampel vape yang beredar di Kota Baubau telah diambil untuk diperiksa di laboratorium. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan apakah cairan vape mengandung zat narkotika atau bahan berbahaya lainnya.
“Kami sudah mengambil sekitar 90 persen sampel vape yang beredar, untuk diperiksa di laboratorium. Jika nantinya terbukti mengandung narkotika, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ancaman Serius bagi Generasi Muda
BNN mengingatkan, bahwa penyalahgunaan vape yang mengandung narkotika berpotensi menjadi ancaman serius bagi generasi muda, khususnya pelajar dan mahasiswa. Selain memicu ketergantungan, penggunaan zat narkotika dapat menyebabkan gangguan konsentrasi, penurunan prestasi belajar, perubahan perilaku, depresi, kecemasan, hingga meningkatkan risiko gangguan kejiwaan.
Dari sisi fisik, penggunaan zat tersebut juga dapat merusak sistem saraf, paru-paru, jantung, serta organ vital lainnya.
Menunggu Hasil Laboratorium
Hingga saat ini, BNN Kota Baubau belum menyimpulkan bahwa vape yang beredar di Baubau mengandung narkotika. Seluruh dugaan masih menunggu hasil uji laboratorium sebagai dasar penegakan hukum.
BNN juga mengajak masyarakat, orang tua, sekolah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha, untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan, apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika di lingkungan masing-masing.









Komentar