oleh

Ketika Burung Berkicau di DPR RI, Bamsoet: Betapa Kaya Indonesia

JAKARTA

Pemandangan berbeda, moment yang langka, Minggu (15/9), tak nampak ketegangan, tak bising dengan alot adu argumentasi, tak ramai hiruk pikuk kerja, jauh dari nuansa politis. Yang ada, suara merdu burung berkicau bersahutan, penuh kegembiraan, fresh, keakraban dalam Pameran dan Lomba Burung Berkicau di kantor DPR RI, Jakarta, Minggu (15/9). Dibuka Ketua DPR RI Bambang Soesatyo.

Bukan kali pertama Bamsoet membuka pintu DPR RI menyatu dengan elemen masyarakat, komunitas hoby. Sebelumnya Ia juga merangkul kalangan pecinta catur, motor, sampai stand up comedy. Kini giliran para pecinta burung berkicau.

“Suasana DPR RI pagi ini sangat riuh. Bukan oleh hujan interupsi anggota dewan saat bersidang ataupun demonstrasi massa. Melainkan kicauan burung yang saling bersahutan menunjukan keindahan suaranya. Menunjukan betapa kayanya Indonesia dengan aneka satwa burungnya,” kata Bamsoet, triggered semangat diawal event.

Bendahara Umum DPP Partai Golkar 2014-2016 ini menjelaskan, lomba burung berkicau terbagi dalam tiga lapangan lomba, menyajikan 72 kelas. Lomba diikuti berbagai jenis burung seperti Jalak Suren, Love Bird Fighter, Kacer, Murai Batu, hingga cucak hijau.

Bamsoet menyemangati, bahwa event ini terkandung pesan penting, agar masyarakat bisa ikut serta menjaga kelestarian satwa burung,”tidak lagi sembarangan mengambil burung di hutan, melainkan membelinya secara langsung ke penangkar yang sudah mendapatkan izin. Sehingga kelestarian satwa tetap terjaga,” pesannya.

Legislator Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen ini meyakinkan, lomba berlangsung fair, tanpa diskriminasi, ataupun keberpihakan. Dalam penjurian DPR RI bekerjasama dengan Radja Garuda Nusantara, yang memiliki reputasi yang sangat baik, telah malang melintang di dunia burung berkicau.

“DPR RI sengaja secara berkala membuat berbagai kegiatan berbasis kegemaran (hoby). Dari mulai komunitas pecinta motor, catur, sampai pecinta lukisan, keris dan batu cincin, semua pernah menyelenggarakan acara di komplek DPR RI. Setiap kegiatan juga selalu menghadirkan pameran produk UMKM untuk membantu promosi dan pemasaran para pelaku UMKM. Sehingga rumah rakyat ini tak melulu disibukan dengan kegiatan politik, tapi juga bisa santai sejenak bersama rakyat. Apalagi mendengar kicauan burung, membuat hati menjadi tentram dan damai,” tutur Bamsoet.

Tokoh FKPPI ini menambahkan, kegiatan santai ini dapat lebih mendekatkan DPR RI dengan masyarakat. Selain juga bisa mengendurkan sedikit kelelahan akibat rutinitas kerja, maupun kernyit di dahi akibat situasi politik.

“Jangan sampai DPR RI ini terkesan sebagai lembaga yang angker, stressfull, diisi oleh orang-orang yang dahinya berkernyit akibat lelah kerja. Kita juga perlu kesimbagan hidup agar bisa tertawa bersama. Salah satunya dengan berkumpul bersama komunitas berbasis hobi. Insya Allah setelah lomba burung berkicau, kedepan akan banyak kegiatan sejenis lainnya yang kita selenggarakan,” pungkas Bamsoet.

[RED]

Komentar

News Feed