oleh

Ketua DPRD Bau-Bau: “Jangan Ada Dusta Diantara Kita”

BAU-BAU

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bau-Bau H Zahari SE mengingatkan kepada eksekutif Pemerintah Kota Bau-Bau untuk senantiasa mengedepankan transparansi dalam implementasi kemitraan antar Lembaga. Ini diungkapkan Zahari dalam prosesi pengambilan sumpah dan janji dirinya sebagai Ketua, bersama dua Wakil Ketua DPRD Kota Bau-Bau Kamil Adi Karim SP dan Drs Nasiru, Senin (28/10/19).

Zahari menuturkan, eksekutif Pemerintah Kota Bau-Bau dan Lembaga Legislatif DPRD Kota Bau-Bau adalah mitra sejajar, yang memiliki tugas kewenangan masing-masing. Dalam implementasinya kata Zahari, dibutuhkan sinergitas, serta profesionalitas, yang dapat terlaksana dengan baik, salahsatunya bila dilandasi dengan transparansi.

“Jangan ada dusta diantara kita sebagai mitra sejajar,” tegas Zahari dalam penggalan kata sambutannya, siang itu, dihadapan Wali Kota Bau-Bau Dr H AS Tamrin MH beserta jajaran unsur pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), seluruh anggota DPRD Kota Bau-Bau, Muspida, juga tamu undangan lainnya.

Menurut Ketua DPD Golkar Kota Bau-Bau ini, transparansi ini dimaksudkan, agar kebutuhan masyarakat dapat terakomodir sepenuhnya, sesuai dengan mekanisme, aturan perundang-undangan. Tak luput pembangunan Kota Bau-Bau dari segala aspek, dapat terangkum dalam penganggaran secara proporsional berdasarkan skala prioritas.

“Jangan sampai apa yang kita perjuangkan untuk masyarakat di DPRD itu tidak masuk dalam rangkuman pemerintah. Itu sebenarnya yang saya maksudkan, jangan ada dusta diantara kita,” tutur Zahari.

Menyinggung proses penyerapan aspirasi melalui reses, juga melalui mekanisme musyawarah rencana pembangunan (musrenbang), Zahari berpendapat, aspirasi masyarakat yang telah terserap melalui kedua mekanisme tersebut (reses, musrenbang) tidak boleh dipelintir (digeser atau dialihkan, red), agar aspirasi masyarakat tetap murni (menyuarakan tentang kebutuhan yang prioritas, red).

“Kami juga punya janji kepada masyarakat, kami ucapkan dalam sumpah, sehingga wajib hukumnya. Dipenuhi mendapatkan pahala, jika tidak dipenuhi maka berdosa,” ucapnya.

Dimasa kepemimpinannya ini pula, akan menjadi perhatian Zahari, menjaga agar tidak terjadi perbedaan pendapat yang tidak produktif, tidak konstruktif antara DPRD dengan pihak eksekutif. Iapun menyinggung, tidak dibahas dan disepakatinya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Bau-Bau Tahun 2019.

“Karena anggaran perubahan ini tidak dibahas, sehingga beberapa program pemerintah tidak maksimal. Saya tidak ingin dikepemimpinan saya di DPRD ada hal-hal yang semacam ini,” tegasnya.

Zahari dalam kesempatan itu juga memastikan komitmennya bersama eksekutif Pemerintah Kota Bau-Bau mewujudkan visi misi Wali Kota – Wakil Wali Kota Bau-Bau, Kota Bau-Bau semakin maju, bedaya saing, dan berbudaya.

Wali Kota Bau-Bau Dr H AS Tamrin MH menyambut baik yang diungkapkan Zahari. Menurutnya, transparansi sangat dibutuhkan dalam membangun sinergi, kebersamaan Lembaga Legislatif DPRD bersama eksekutif Pemerintah Kota Bau-Bau. Ini juga kata AS Tamrin, yang menjadi pelengkap harmonisasi, kerja-kerja profesional dalam mewujudkan Kota Bau-Bau semakin maju, berdaya saing, dan berbudaya.

[RED]

Komentar

News Feed