oleh

Nyaris Hanyut, Tiga Pengunjung Pantai Nirwana Diselamatkan BPBD

La Ode Muslimin Hibali: Satgas Pemantau Selalu Siaga

BAU-BAU

Satuan Tugas (Satgas) Pemantau Pantai Nirwana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bau-Bau, berhasil menyelamatkan tiga pengunjung yang nyaris hanyut tenggelam. Kejadian naas tersebut terjadi pada Sabtu dan Minggu, 25 dan 26 Januari 2020 lalu.

Korban menyewa perahu sampan, dan diduga mendayungnya melewati batas pengunjung yang sudah ditetapkan di perairan Pantai ikon wisata Kota Bau-Bau tersebut. Sampan yang ditumpangi korban tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan terbalik di kedalaman air sekitar 5 meter.

“Pada awalnya mereka masih bisa berenang, namun karena panik, korban kehabisan tenaga karena kelelahan,” demikian diterangkan La Ode Muslimin SE MSi, Kepala BPBD Kota Bau-Bau, Rabu (29/1/20).

Beruntung, lanjut Muslimin, saat itu bersiaga Personil Satgas BPBD Kota Bau-Bau yang bertugas di Menara Pemantau, Muh Trisno, Aruhani, dan Afif. Saat mengetahui kondisi korban, ketiga Personil Satgas Pemantau BPBD ini langsung
bergerak cepat menolong korban.

“Inshaa Allah satgas pemantau selalu siaga dari menara pemantau, dan dapat bermanfaat, membantu pengunjung,” terang Muslimin.

Personil Satgas Pemantau melakukan tindakan penyelamatan dengan peralatan penyelamatan, baju renang, dan kala itu melawan arus yang begitu kuat.

Setelah korban berhasil dievakuasi ke pesisir Pantai, korban segera dilarikan pihak keluarganya ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan.

Pembangunan Menara Pemantau Pantai Nirwana ini sebelumnya sempat berpolemik. Terjadi pro kontra pada pekerjaan proyek pembangunan Menara Pemantau ini, karena posisinya dibangun diatas pasir pesisir Pantai Nirwana, yang dinilai merusak, mengurangi nilai keindahan panorama, juga mengurangi ruang gerak pengunjung Pantai Nirwana.

[RED]

Komentar

News Feed